DESTINATION

Lupakan pantai Patong di Phuket dan kunjungilah Kata untuk mendapatkan pengalaman baru

Augustman (Indonesia) - - Contents - PENULIS IAN NEUBAUER FOTO IAN NEUBAUER + KATA ROCKS

Lupakan pantai di Phuket, jadikan Kata sebagai destinasi untuk mendapat pengalaman tak terlupakan

TERKADANG keberuntungan sebuah hotel dikaitkan dengan mitos yang melekat pada tujuan wisata tersebut. Properti seperti Golden Eye di Jamaica, dimana Ian Fleming dengan Casino Royale nya; Raffles Hotel Singapore, merupakan tempat kelahiran Singapore Sling; dan Beverly Hills Hotel, alias Pink Palace, dimana adegan Pretty Woman dan Beverly Hills Cop difilmkan.

Kata Rocks, berani mengklaim sebagai tempat terbaru yang masuk dalam daftar tempat terkenal. Resort ini merupakan sebuah resort bintang enam yang terinspirasi oleh superyacht dan terletak di Phuket, Thailand. Resort ini berada di karang terjal yang memiliki pemandangan dramatis, dan memenangkan beberapa penghargaan, diantaranya International Property Awards’ Best Apartment in the World beberapa tahun sebelum diluncurkan pada 28 November oleh arsitek dari Hong Kong, Original Vision.

“Ini adalah proyek yang sangat autentik dan sangat jarang ada di tempat seperti ini. Proyek ini memiliki tempat dan waktunya sendiri, “ucap Original Vision Managing Director Adrian Mccarroll. “Ini adalah tentang bagaimana menggunakan garis yang sangat rapih dan tepat yang berhubungan dengan ide untuk menjadikannya seperti sebuah perahu. Tidak hanya sekedar perahu tapi juga perumpamaan dan tema pelayaran karena tempatnya yang tepat di pinggir laut.

“Itulah yang mendasari konsep di balik desainnya,” ujar Mccarroll. “Tapi usaha paling utama yang dilakukam adalah memberikan pemandangan laut dari setiap unitnya. Model yang didesain dipastikan tidak akan menghalangi view tersebut. Jadi desain ini lebih banyak kepada proses teknikal dan sisi estetik – coba menciptakan bagian depan yang sangat lebar dibandingkan dengan unit lainnya yang memiliki ukuran serupa.”

Dengan dua lantai dan tersusun dari satu hingga empat kamar tidur, 34 sky villa di Kata Rocks akan cocok menjadi tempat tinggal. Yang istimewa dari tempat ini adalah area outdoor nya dengan sundeck dan jacuzzi; dan perlengkapan dapur yang berwarna putih dengan kulkas yang menggunakan sensor cerdas buatan Siemens, gudang penyimpanan anggur Vintec, dan mesin Nespresso; dan dinding panel dengan penghubung ipad untuk mengatur penerangan, temperatur, musik, room service dan layar datar baik di ceiling maupun di dinding. Sliding glass door dan jendela dilengkapi dengan tirai bermuatan listrik. Bangun di pagi hari, tekan tombol dan nikmati pemandangan laut Andaman dengan ketinggian 180 derajat.

Selain pemandanggan dan kamar yang menakjubkan, tempat ini juga menawarkan relaksasi yang unggul dibandingkan dengan tempat lainnya. Kata Rock’s spa menawarkan holistik yang inovatif, detoksifikasi dan terapi sinar warna di ruang perawatan pribadi yang dilengkapi dengan ruang chromotheraphy, kasur pijat air Iso-benessere, tempat istirahat Metronaps dan sauna infra merah.

Jika Anda ingin bersantap Anda bisa mengunjungi restoran

Kata Rocks’ al-fresco and bar yang terletak di antara batu karang. Memiliki gaya minimalis dan retro, deknya berlabuh sekitar 35 meter dari pinggir kolam dengan ciri khas payung seperti roda helikopter yang dapat ditarik dan kursi berjemur.

Menu yang ditawarkan adalah perpaduan MediteranianThai dengan tambahan aksen Australia moderen yang dibuat oleh chef eksekutif Steve Baker, asal Adelaide yang menghabiskan beberapa dekade dengan memasak di Beijing.

Kata Rocks adalah gagasan dari Richard Pope, seorang developer properti asal Notting Hill dan gemar sekali dengan hal yang berhubungan dengan perahu. “Enam atau tujuh tahun lalu, Richard datang ke Phuket untuk menghadiri Kings Cup Regatta, sebuah perlombaan perahu terbesar di Asia, “kata General Manager Scot Toon dari New Zealand. “Sepertinya ia jatuh cinta dengan tempat itu dan muncullah konsep untuk membuat sesuatu yang berbeda dengan sensasi layaknya berada di perahu yang super besar.”

Pope menghabiskan lima tahun bersama dengan tim desain, sales dan marketing, keuangan dan pihak hukum, project management, pembangunan dengan lebih dari 800an konsultan, kontraktor, sub-kontraktor dan pekerja di lapangan. Ia juga menyusun kesepakatan yang cerdas dengan perusahaan sponsor yakni Phuket Kings Cup Regatta yang memperlihatkan perahu yang disponsorinya berkompetisi di 5 perlombaan sebelumnya dan berhasil memenangkan juara tiga. Para tamu properti mendapatkan akses ke sebuah perahu VIP ketika regatta kembali ke Phuket tahun ini pada bulan Desember, sementara restoran dan bar akan menggelar serangkaian social events.

“Kami memiliki dermaga yang dapat memberi akses ke property kepada pemilik dan pengguna superyacht,” kata Toon. “Mereka bisa masuk dan menggunakan fasilitas spa dan restoran, karena orang yang menggunakan perahu mewah pasti juga menyukai tempat yang bagus untuk makan dan tidur, jadi ada sinergi yang kuat di sini.

“Kami memulai sebuah merek dan Kata Rocks hanyalah sebagai flagship property,” ujar Toon. “Selanjutnya bisa saja didasari oleh kesehatan ataupun champagne yang luar biasa. Mungkin saja sebuah ski resort di Courcheve atau memburu penginapan di New Zealand. Kapanpun atau apapun itu, ini hanyalah tentang bagaimana membangun sesuatu yang berhubungan dengan gaya hidup mewah dan menambahkan teknologi baru di dalamnya.

DESAIN hanyalah sebuah proses teknis dari segi estetika - mencoba membuatnya dari sebagian besar lahan dan ruang

SEARAH JARUM JAM DARI ATAS Pemandangan teras dari ruangan resort: pemandangan pantai dari

property: berlayar dari Kata Rocks: matahari terbenam terlihat sangat luar biasa dari atas: makan malam di pinggir kolam

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.