MOTORING

Kita butuh mobil hebat seperti Evora 400 setiap hari

Augustman (Indonesia) - - Contents - PENULIS HANNAH CHOO FOTO LOTUS

Evora 400 yang mampu membawa memori Anda kembali kepada paska perang dunia kedua

JIKA ANDA PUNYA NYALI, cobalah lakukan slalom di suatu tempat seperti Fraser’s Hill dengan menggunakan sedan tipe family dan berbadan lebar dan berat. Ini bisa saja dilakukan tapi berat mobil akan menjadi kendala utama, oleh karena itu perlu disertai horsepower yang cukup dan penguasaan dari pemakaian rem, suspense, dan kemudi yang diperlukan untuk menjaga mobil tetap stabil.

Tapi, sebuah kesempatan juga bisa berubah menjadi kesalahan besar jika mobil yang digunakan bukanlah mobil yang tepat. Karena bagaimanapun, pastilah sebuah mobil tidak bisa digunakan diluar tujuan pembuatannya. Oleh karena itu diperlukan mobil yang bisa menangkal kecerobohan yang mungkin terjadi seperti Lotus Evora 400 yang kecil tapi memiliki mid-engine ringan yang tercepat diantara lainnya.

Sifat dari Evora 400 membawa Anda kembali kepada pasca perang dunia kedua, ketika aerodinamis Inggris dan pendiri Lotus, Colin Chapman, merasa perlu untuk membuat sebuah mobil seramping mungkin. Dengan mengikuti ideologinya dalam “menambahkan keringanan”, the Evora 400 lebih ringan dibandingkan dengan pendahulunya, Evora S, setelah berhasil mengurangi 22kg melalui kursi dan mesin yang ringan. Kombinasikan pengurangan berat dengan bagian depan yang baru dan menurun, serta sayap belakang tripleelement dan Anda akan mendapatkan mobil yang enam detik lebih cepat dibandingkan dengan Evora S.

Evora 400 memiliki mesin 3.5 litre V6 yang memberikan 4020bhp dan 410Nm tenaga putaran. Hal ini serupa dengan Porsche Cayman GT4, tapi dengan lebih banyak tenaga (25bph), Anda jelas harus membayar lebih. Pengalaman berkendara Anda setiap hari pasti akan terasa luar biasa, dan Anda akan merasa seperti Mario Andretti.

Dengan lalu lintas Jakarta yang selalu macet, mungkin agak sulit bagi Anda untuk mencoba kecepatan

dari mobil ini. Tapi begitu Anda keluar dari lalu lintas yang macet, rasakanlah sensasi akselerasi sampai 100 kilometer per jam hanya dalam 4,2 detik dan dan menekan kekuatan

maksimal mobil hingga 300kph.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.