Do It with Passion

Memiliki ‘ jam terbang’ yang tinggi dengan berkarir di industri hospitality, membuat seorang Kiki Utara dikenal sebagai Public Relation yang handal.

Augustman (Indonesia) - - The Life List - PENULIS AMELIA NURTIARA FOTO ANDRY SUSANTO (087878034534)

TIDAK BANYAK ORANG YANG MENIKMATI PROFESINYA. Tapi bagi Kiki Utara, ia sangat mencintai pekerjaannya. Ia begitu enjoy, terlihat ketika kami mengobrol, ia sangat excited menceritakan bahwa dulunya ia senang berorganisasi dan aktif mengikuti kegiatan lain hingga terjun ke dunia Public Relation dan bergabung sekaligus menjadi salah satu t im pendiri Ismaya. “Mungkin ini faktor keturunan kali ya, Ayah saya seorang Angkatan Udara (AU) which is sangat tegas dan disiplin sekali, sedangkan Ibu saya adalah tipikal Ibu yang sangat ngemong sekali kepada anak-anaknya. Mungkin sifat-sifat dari orangtua saya seperti itu membentuk kepribadian saya, sehingga saya jadi pribadi yang disiplin, mandiri dan terbuka.”

Hospitality

Bagi saya ada kepuasan tersendiri saat bekerja di industri hospitality, yaitu melihat customer datang ke tempat kita dan memberikan respons yang positif. Itu sudah membuat saya senang. I’m happy to make everybody happy.

Yoga

Disela kesibukannya sebagai Head of Public Relation for Lifestyle Division Ismaya Group, Kiki Utara masih menyempatkan waktu untuk olahraga. Lebih tepatnya yoga. Ia menyukai yoga karena dapat membantunya mengurangi stres. Sejenak menenggelamkan diri dari penatnya rutinitas, dengan beryoga ia bisa menenangkan diri dan berkonsentrasi penuh untuk rileks.

Aim

Keinginan terbesar saya saat ini ada t iga. Pertama, fokus terhadap kesehatan. Mulai dari menjaga makanan hingga berolahraga. Saat ini saya sedang mengonsumsi banyak sayuran, buah-buahan, daging merah dan putih. Saya bukan seorang vegetarian, but I’m trying to be. Yang kedua adalah saya ingin sekali punya sekolah PR atau manajemen event. Karena saya merasa saat ini di Jakarta jarang ada sekolah seperti itu. Semua orang bisa kerja di event organizer tetapi kalau mau bikin suatu event yang bagus, rapih dan terkonsep itu susah. Untuk membuat itu butuh persiapan, manajemen dan produksinya harus solid. Dan yang terakhir adalah ingin punya satu restoran kecil-kecilan yang mengusung family concept. Dengan menyajikan menu makanan rumahan, yang pasti harus sehat.

Cookery

Selain bekerja dan berolahraga. Kiki ternyata senantiasa belajar memasak. Ia tak segan untuk kotor-kotoran di dapur, atau ke toko buku membeli buku-buku resep makanan, browsing mencari menu baru, bertanya dan belajar dengan chef di tempat kerjanya bahkan mengikuti kelas atau kursus memasak. Dan travelling juga menjadi bagian dari “hiburan” dirinya untuk melepas penat.

Grateful

Dari obrolan kami siang itu, saya bisa menyimpulkan bahwa Kiki Utara adalah sosok yang sangat humble, sederhana dan selalu bersyukur. Kesuksesan yang ia dapat saat ini adalah buah dari kerja kerasnya. Ia merasa senang sekaligus tidak menyangka sama sekali bahwa Ismaya yang ia bangun bersama t imnya dahulu di tahun 2002 dengan karyawan kurang dari 10 orang kini telah berkembang pesat hingga memiliki 3000 orang karyawan saat ini. Sungguh sebuah prestasi!

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.