MILITARY HISTORY

Koleksi warisan dari Longines, menawarkan kecermatan militer dengan gaya yang elegan

Augustman (Indonesia) - - Highlight - PHOTOGRAPHY SIMON SIM

CLASSIC STYLE

Column-wheel monophuser chronograph adalah salah satu hal yang paling ikonik dari pembuatan jam klasik. Longines mempersembahkan sebuah desain pergerakan yang begitu mengesankan dengan kaliber L788 otomatis, diikuti dengan kaliber 4 HZ dengan tenaga cadangan 54 jam dan sebuah bicompax dial yang klasik dengan jarum jam kecil dan totaliser 30 menit pada dial. Jam ini menggunakan angka romawi sebagai dial, serta chronograph hand bagian tengah berbahan baja dengan warna biru dan hinged lug yang menginterprestasikan unsur klasik.

AVIATOR COOL

Tampilan 24 jam pada jam ini didesain sesuai dengan protokol militer yang perlu memastikan operasi taktikal dieksekusi pada jam dan waktu yang tepat. Selain militer, desain jam ini juga digunakan oleh pilot guna memastikan level perjalanan yang tepat karena mereka melakukan perjalanan melewati ruang waktu. Longines Twenty-four Hours merupakan pengeluaran kembali dari jam yang didesain untuk para pilot Swissair pada tahun 50-an, dan kembali dalam bentuk koleksi warisan sebagai simbol dari hubungan yang sudah lama terjalin dengan dunia penerbangan. Koleksi ini mengeluarkan dua model, satu adalah model three-hand dan yang satunya lagi adalah monopusher chronograph dengan totaliser 30 menit.

MILITARY PRECISION

Koleksi Longines Heritage Military 1938 didasari oleh gaya jam militer yang diproduksi pada tahun tersebut dan tetap menggunakan bagian pokok pendahulunya: angka dengan ukuran besar dilapisi dengan Super-luminova agar mudah dibaca, dengan crown datar dan tali berbahan sintetik yang sengaja dibuat agar dapat bertahan lama. Jam edisi chronograph memiliki seconds dengan bentuk kecil dan totaliser 30 menit pada dial serta date counter berukuran kecil yang didesain guna memudahkan dalam penggunaan.

MODERN FUNCTION

Jam dual-time zone ini adalah salah satu jam yang dibuat dengan tingkat kesulitan paling mengesankan, dan Longines berhasil membuatnya untuk mudah dioperasikan dengan menggunakan single crown yang mengendalikan pengaturan waktu di wilayah asal, jam pada waktu wilayah kedua akan menyesuaikan dan tanggal berubah. Waktu pada wilayah kedua ditetapkan dengan skala 24 jam sehingga penggunanya dapat dengan mudah membaca waktu tanpa harus bingung. Tapi jika Anda lebih menyukai kesederhanaan, Anda bisa memilih jam dengan model threehand, koleksi Military Heritage 1938 tanpa dua-time yang tentunya tetap fungsional dan memberikan kesan sporty classic.

Longines Heritage Collection Column-wheel Single Push-piece Chronograph berbahan dengan berwarna coklat.

stainlesssteel alligatorleatherstrap

Longines Heritage Collection Twenty-four Hours berbahan stainless steel dengan alligator leatherstrap berwarna hitam Longines Heritage Collection 24 Hours Single Push-piece Chronograph dengan bahan stainlesssteel dan alligatorleatherstrap berwarna cok

Longines Heritage Collection Military 1938 Chronograph dengan bahan stainless steel dengan tali berwarna hitam.

Longines Heritage Collection Military 1938 Dual Time Zone dengan bahan stainlesssteel dan alligatorleather strap berwarna hitam Longines Heritage Collection Military 1938 berbahan stainlesssteel dengan tali hitam.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.