CHARACTER MAN

Augustman (Indonesia) - - Contents - TEKS ALDO FENALOSA FOTO DOK. PRIBADI DAN LAMPE BERGER PARIS

Penjernih udara bagi ruang. Sebuah inovasi yang berestetika tinggi

MASALAH UDARA YANG KIAN RUMIT bukan perkara mudah, terutama di negara berkembang yang memiliki tingkat polusi tinggi. Namun komitmen sang penemu, Maurice Berger, untuk berinovasi mengatasi masalah udara terus diusung oleh Brice Genin, Export Director Lampe Berger Paris kala menentukan target ekspansi lampu penjernih udara ini. Brice tak sekadar memberi instruksi, pun ia turut terjun dan menghampiri langsung partner distribusi. Gaya kepemimpinan inilah yang juga menjadi kunci Lampe Berger mampu meraih hati konsumen dengan meluncurkan inovasi sesuai kebutuhan. Ia sendiri menjamin tiga kualitas yang akan Anda dapat dari Lampe Berger, yakni purify, fragrance, dan decorative.

Lampe Berger merupakan salah satu brand premium dari Paris, bisakah Anda ceritakan bagaimana histori dan reputasi perusahaan ini dibangun?

Tahun 1898 Maurice Berger yang merupakan seorang ahli obat farmasi membuat sebuah sistem difusi berdasarkan reaksi kimia katalisis, yang diisinya pada sebuah wadah berbakteri. Revolusi teknologi ini berhasil menjernihkan udara yang terdapat di dalam ruangan, yang di masa selanjutnya menjadi andalan dan mencetuskan sebuah perusahaan bernama Lampe Berger. Perangkat berbentuk lampu ini menghilangkan bau-bau tidak sedap yang menjadi momok sepanjang periode 1930-an, wewangiannya menghasilkan kenyamanan. Lampe Berger pun menjadi barang yang dicari para kolektor. Para desainer dan manufaktur level besar seperti Cristal de Baccarat, Cristalleries de Saint Louis, Emile Gallé, René Lalique memburu produk ini. Bahkan produsen porselen ternama di era 1950-an juga tidak ketinggalan memiliki koleksi Lampe Berger mereka sendiri, seperti Coco Chanel, Jean Cocteau, Colette or Picasso. Sejak saat itu, perusahaan ini konsisten mengembangkan produk yang mendukung kehidupan orang untuk menjadi lebih baik di masa sekarang.

Lebih dari 100 tahun Lampe Berger berjalan, bagaimana mempertahankan kualitasnya?

Lampe Berger memang memiliki sejarah yang cukup panjang, terlebih bila berbicara sejarah pembuatannya. Meski di masa sekarang banyak pelaku industri yang memilih pengerjaan secara terindustrilisasi, kami tetap mempertahankan rootsdan skala perusahaan berukuran medium yang mementingkan kualitas, tidak dengan serba besar, serba modernisasi. Sebab, sejarah panjang yang dimiliki Lampe Berger juga merupakan sebuah bentuk warisan masa lampau, heritage, yang ingin kami wariskan terus menerus ke setiap generasi ke generasi tanpa putus. Saat ini, lebih dari 3% dari omset kami dedikasikan untuk penelitian dan pengembangan, jaminan untuk menjaga kualitas berkelanjutan.

Kenapa Anda memilih Indonesia sebagai sasaran ekspansi perusahaan dan produk Anda?

Indonesia adalah pasar utama di Asia yang memiliki tingkat pertumbuhan ekonomi pesat dengan populasi yang besar. Kami berpikir bahwa pasar Indonesia sama pentingnya dengan Cina. Saya merasa orang Indonesia

adalah orang yang sangat ingin tahu dan Lampe Berger menyajikan produk unik yang selalu mengundang ketertarikan. Kami telah menyajikan produk Lampe Berger di lima kota yaitu Jakarta, Surabaya, Bandung, Medan, dan Samarinda. Distributor kami di Jakarta memiliki 15 titik jual di lokasi terbaik seperti Galeries Lafayette, Central Park Mall, dan Central Departement Store Gand Indonesia.

Apakah Lampe Berger memiliki produk khusus kesehatan dan polusi yang terjadi di Indonesia?

Produk khusus kami menghadapi polusi yang terjadi di Indonesia yaitu aroma Eucalyptus dan Peppermint, membantu orang untuk bernafas lebih baik. Juga, sebagai bagian dari Company Social Responsibility (CSR) Lampe Berger Indonesia, kami memberikan 20 persen pemasukan dari produk untuk orangorang di Kalimantan dan Sumatera sampai akhir tahun ini. Ada pula aroma khusus untuk pasar Asia seperti sandalwood, peppermint, dan rose, dibuat spesial berdasarkan penelitian terhadap cita rasa penduduk Asia dan tidak dijual di negara lain selain Asia.

Kendala apa yang Anda temui ketika akan membuat konsep menjadi sebuah produk?

Butuh waktu sembilan bulan untuk membuat dan memperkenalkan sepaket aroma baru setiap tahunnya. Mulai dari penemuan hingga sampai tahap marketing. Ada 10 lampu baru setiap tahunnya, namun butuh waktu hingga 24 bulan untuk membuat gaya baru. Sedangkan dalam industri fashion, tren desain dan wewangian sangat membantu pengerjaan kami. Setiap tahunnya selalu menjadi tantangan untuk terus bertahan di tren secara general, sebab kami juga harus bisa memberikan cita rasa yang berbeda kepada target marketyang berbeda pula. Kami telah melayani lebih dari 60 negara dengan 8000 lokasi penjualan.

Tahun lalu Lampe Berger memberikan sentuhan kerajinan seperti batik di beberapa produk. Apakah akan ada yang baru di tahun ini?

Ya, benar sekali! Saat ini kami sedang membuat kembali Original Lamp yang merupakan lampu pertama Maurice Berger saat mulai membangun perusahaan ini. Edisi ini didedikasikan untuk sejarah panjang Lampe Berger dan kerajinan yang langka. Di pertengahan tahun kami juga akan meluncurkan kembali 42 lampu dari “Art Edition” yang telah diperbaharui. Di luar produksi desain, “Art Edition” membawa ciri khas nama-nama besar dunia desain kontemporer. Mereka dengan cara pandang yang berbeda, menunjukkan kebebasannya dalam berkreasi, memberikan inspirasi pada bentuk dan material untuk menghasilkan lampu yang indah, penuh emosi, dan memiliki keunikan.

Campaignseperti apa yang paling sukses yang pernah Anda lakukan di Lampe Berger?

Bulan April pada tahun 2015 dengan “Purethe” atau anti nyamuk adalah kampanye tersukses saya di Indonesia. Banyaknya penyakit demam berdarah di Indonesia membuat kampanye minyak ini sangat sukses karena mampu mengusir nyamuk. Kami juga membuat kampanye besar-besaran di Atrium Pacific Place dan Atrium Kota Kasablanka, juga talk showtentang produk ini di Lafayette.

Apa rencana ekspansi Anda kedepannya, terutama di Indonesia?

Kami sudah terjun langsung di retailasia selama empat tahun hingga sekarang dan terhitung sudah ada hampir 70 gerai di Asia, 22 di antaranya berada di Indonesia. Di Indonesia sendiri kami akan memperluas brandkami ke luar Jakarta. Kami akan fokus pada ekspansi di daerah Indonesia yang lebih kecil sehubungan dengan banyaknya permintaan. Terutama dengan membawa kampanye kami untuk melawan produk palsu. Sekarang kami telah mendapatkan konsumen yang paham betul dengan produk original Lampe Berger.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.