COMPLIMENTS FROM THE CHEF

Ia pernah dikeluarkan dari sekolahnya, tapi David Myers memiliki ide-ide lain tentang kesuksesan dan kebahagiaan

Augustman (Indonesia) - - Contents - TEKS HANNAH CHOO + AMELIA NURTIARA FOTO ANDY WONG/RAVE PHOTOGRAPHY

Chef David Myers membuktikan bahwa ijazah sekolah bukan yang utama

BERAPA BANYAK ORANG yang mengorbankan kuliahnya di universitas demi sebuah pekerjaan di dapur? Kami rasa tidak banyak. Beresiko tinggi untuk gagal, walaupun sangat melelahkan dan akan banyak menghalangi calon cheflainnya namun tidak pernah ada jaminan Anda akan berhasil atau investasi akan kembali.

David Myers mengambil resiko itu. Ketika ia menyadari bahwa ia lebih banyak bekerja di dapur dibandingkan belajar untuk ujian di sekolah bisnis, ia berpikir untuk mengambil resiko ini.

“Jika Anda benar-benar mencintainya, perasaan untuk membuat orang bahagia dan berinteraksi lebih dengan mereka melalui makanan dan minuman, memasak bukan hanya sekadar pekerjaan rumah sehari-hari,“tuturnya. Chef sekaligus pemilik dari Adrift dan dua restoran di Tokyo telah membuat bisnisnya berkembang dengan moto well-sourced, simply-cooked. “Saya putus kuliah untuk fokus memasak. Sekarang saya sedang menjalankan tiga restoran di dua negara dan mungkin lebih jika beruntung. Rasanya seperti kembali ke dunia bisnis tetapi sembari saya memasak juga. Asal Anda tahu, itu semua dilakukan dengan cara yang unik. Jika melihat ke belakang, pilihan saya seperti terlihat masuk akal.

Marina Bay Sands - Hotel Lobby Tower 2 10 Bayfront Avenue, Singapura T: +65 66888868. Buka: 6 sore – 10 malam dan 11 malam untuk Jumat dan Sabtu

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.