Counting Seconds Guillaume Tetu dari Hautlence membahas tantangan untuk menjadi seorang independen

Berita terbaru dan parodi dari dunia jam

Augustman (Indonesia) - - Time Check - KOMPILASI OLEH SEAN MOSSADEG

Kala berada di Singapura untuk menyingkap konsep terbaru d’exception Vortex keluaran Hautlence, sang penemu, Guillaume Tetu meluangkan waktunya untuk memberi tahu kami mengenai arah tujuan brandtersebut.

Pada posisi seperti apa Anda melihat pembuat jam independen saat ini?

Saya berpikir pembuat jam independen sedang bangkit kembali. Setiap orang sedang membuat jam yang mendorong batas dan imajinasi mereka. Nah, tentu tujuan kami adalah untuk bisa berada di antara brandseperti Richard Mille atau lingkup yang lebih kecil seperti MB & F.

Ya, tahun lalu Anda sempat mengungkapkan Hautlence ingin memproduksi 1.000 jam tangan setiap tahunnya.

Saya terus mengatakannya karena bilangan tersebut adalah angka yang bagus untuk penjualan sebesar skala 50 poin di dunia. Itu sangat penting bagi saya karena saya bisa melihat dan berhubungan langsung dengan para konsumen jam tangan kami.

Apakah dengan memiliki keluarga Meylan dapat menunjang fasilitas dan kualitas brandanda menjadi lebih baik?

Pasti. Hanya dengan memiliki nama Meylan bisa membawa jaminan dan keyakinan ke dalam brandkami. George-henri Meylan sangat mengetahui bisnis ini dengan baik dan ia membantu perencanaan strategi poin kami yang berbeda dan bagaimana caranya memadukan sejumlah perbedaan dalam dinamika brandini.

Tetu menjawab pertanyaan kami tentang kolaborasi antara brandindependen lain dari MELB Holdings, H. Moser & Cie, dengan senyuman cheekydan kilau jam di pergelangan tangannya – sebuah jam Hautlence dengan tourbillion Moseryang berputar di dalamnya.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.