DELI MAKMUR

Build Your Impossible Dream Little by Little

Augustman (Indonesia) - - A- Listers - TEKS MAXIMILLIAN SAMUEL PUJI CREATIVE DIRECTOR MIRANDA TOBING FOTO WILLIE WILLIAM VIDEO EDITING I.G. RADITYA BRAMANTYA LOKASI FASHION FIRST JL. CIKAJANG NO. 48, KEBAYORAN BARU, JAKARTA SELATAN 12170

RAMAH DAN SEDERHANA. Itulah kesan pertama yang terpancar dari seorang Deli Makmur. Ia juga seorang yang sangat tepat waktu. Ia memulai kariernya dengan bekerja untuk beberapa multi-national agency dan sepuluh tahun sesudahnya, setelah ia berhasil mencapai posisi sebagai General Manager, ia memutuskan untuk mendirikan perusahaannya sendiri. “Untuk perusahaan advertising multi nasional, posisi General Manager merupakan posisi paling puncak untuk orang lokal seperti saya. Tidak mungkin saya menembus ke posisi yang lebih atas sebagai Managing Director karena posisi tersebut selalu dipegang oleh seorang ekspatriat. Saya kemudian memutuskan untuk mendirikan sebuah perusahaan agensi saya sendiri dan di situ saya dapat memiliki diferensiasi yang tidak dimiliki oleh agensi-agensi tempat saya bekerja sebelumnya. Positioning harus dapat membedakan agensi saya dari agensi-agensi yang lain, saya harus memiliki pembeda sehingga para klien memiliki alasan mengapa memilih agensi saya. Fame 74 sebenarnya tetap merupakan sebuah communication agency namun memiliki fokus pada klien-klien yang datang dari kategori fashion dan lifestyle atau klien-klien umum yang menggunakan fashion dan lifestyle sebagai cara mendekati konsumennya.”

“Pada tahun 1998 saya mendirikan Fashion First. Pada waktu itu saya mendapatkan penghargaan sebagai Creative Entrepreneur dari British Council. Sebagai reward- nya, saya mendapatkan trip ke London dan bertemu dengan fashion industry di sana. Di situ saya belajar bahwa young talent di Indonesia kurang mendapatkan dukungan agar dapat berkembang. Saya mendirikan Fashion First untuk membantu para young talent tersebut karena desainer harus memiliki koleksi setiap season, membutuhkan promosi, fashion show, tempat untuk berjualan, kerjasama dengan berbagai media, dan lainlain. Itu semua membutuhkan resources yang mendukung. Di situ saya berperan. Fashion First menjadi semacam CSR untuk Fame 74 yang tumbuh karena fashion industry. Sebagai institusi yang berjalan karena adanya fashion industry, saya juga harus memajukan segmen fashion. Saya juga tengah menangani Global Blue, sebuah perusahaan tax refund global.”

Mengenai segala kesuksesan yang telah ia raih, Deli berkata bahwa itu semua bukanlah hasil instan. “Semua orang harus bekerja keras untuk meraih kesuksesan. Work hard adalah satu hal yang signifikan terutama pada awal. Along the way, along the time, kita juga harus belajar untuk work smart. Jika dulu Anda harus bekerja hingga larut malam, maka setelah mencapai level yang lebih atas Anda harus pintar me- manage orang-orang untuk membantu Anda meraih tujuan. Dalam kehidupan selalu ada progress. Demikian pula dalam berkarier. Memiliki impian besar itu harus, namun kita juga harus dengan cerdas memecah mimpi besar tersebut menjadi mimpi-mimpi kecil yang possible. Saat ini impian saya adalah memiliki successor yang kelak akan menjalankan bisnis yang telah saya rintis. Barangkali suatu hari saya meninggal, saya ingin Fame 74 dan Fashion First terus berjalan.” Bagi seorang yang berkeciumpung di dunia fashion dan lifestyle, Deli Makmur menyukai penampilan yang merepresentasikan dirinya dengan twist penampilan yang mengikuti tren fashion. “Berpakaian bagi saya bukanlah self actualization, saya lebih cenderung ke self indulgence. Mengikuti tren fashion itu baik tetapi tetap harus ada elemen diri sendiri yang ditampilkan.”

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.