CHARACTER

Aston Utan, multi-business entrepreneur

Augustman (Indonesia) - - Contents Issue 41 / Au-courant Enthusiasm - TEKS ALDO FENALOSA FOTO IRINA PRATIWI LOKASI KANAWA COFFEE & MUNCH, JL. SURYO NO. 23, KEBAYORAN BARU, JAKARTA SELATAN TEL +62 813-7138-1595

ADITYO SURENDRO menekuni oil service industry dan bisnis properti yang merupakan bisnis keluarganya ketika karirnya masih “hijau”. Dengan latar belakang akademik di bidang engineering, pekerjaan tersebut adalah hal yang cocok menurutnya kala itu. Namun seiring waktu, Adityo ingin mengeksplorasi pekerjaan yang sesuai dengan passion-nya. Kini, sejumlah bisnis di bidang properti, hingga kuliner mulai dinikmatinya.

HURRY LESS Ketika berusia 24 tahun, bekerja di oil service industry dan pebisnis properti adalah pekerjaan utama Adityo. Meski begitu, ia mencuri-curi waktu untuk menggeluti bidang desain interior yang menjadi passion-nya. Secara berkala, project desain dari para rekan disanggupinya. Tapi Adityo tidak tergesa-gesa menjadikan desain sebagai karir utama karena ingin membangun fondasi yang lebih kuat untuk passion itu dengan bekerja di bidang lain. “Dulu orang tua saya menyarankan bekerja di bidang engineering saja karena desain bukan pekerjaan yang menjanjikan,” sebutnya.

MAKE IT POSITIVE Nasehat orang tuanya tidak dibantah mentah-mentah oleh Adityo, ia menyadari bahwa banyak hal yang masih perlu dipelajarinya untuk dapat membuat passion berubah menjadi pekerjaan yang tidak hanya menyenangkan tapi juga sukses. “Tidak bisa gambling begitu saja, harus ada pertimbangan seperti modalnya dari mana. Jadi saya kerja dengan orang dulu biar dapur terjamin, I do it for the money sih sebenarnya, tapi saya senang dengan hal itu,”.

TRIAL AND ERROR Belasan tahun kemudian dari pekerjaan pertama, Adityo mulai dapat memetik kesenangan yang merupakan buah kesabarannya. Kini ia memiliki sebuah perusahaan desain interior sendiri yang dirancang satu paket ke dalam usaha properti yang bernama Palagrio. Ia juga merintis bisnis kuliner Nasi Kendil YEY bersama keluarga dan orang terdekat. Tahun depan ia masih ingin terus mengeksplorasi passion- nya, kali ini di bidang travel service. “Sampai di sini saya benar-benar melalui banyak halangan, tidak bisa sekali coba langsung berhasil, entrepreneur itu harus toughness”.

TIME MANAGER Ia mengaku bukan tipe orang yang bisa bekerja multitasking. Karena itu, Adityo sebisa mungkin membuat dirinya menjadi time manager yang disiplin. “Saya harus cermat membagi waktu agar bisa melakukan pekerjaan dengan baik. Setiap pagi hingga pukul 11 siang itu adalah jadwal untuk bisnis nasi kendil, nanti siang hingga sore untuk yang lain. Kuncinya harus pintar mengatur waktu agar tidak berantakan,”.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.