Bits and Bytes 10 MINUTES WITH...

Obrolan bersama desainer smartwatch Samsung Gear S2, iphone Killer, dan sebagainya

Augustman (Indonesia) - - Electricks - DIRANGKUM OLEH FARHAN SHAH + ALDO FENALOSA

Kami memiliki kriteria tersendiri tentang smartwatch, tetapi sejumlah perusahaan teknologi baik itu besar maupun kecil meyakini langkah matang mereka ke depannya akan mengungguli teknologi smartphone. Banyak dari mereka yang telah mengucurkan dana ratusan ribu dolar untuk meneliti dan mengembangkan smartwatch. Bulan lalu, Samsung mengandalkan Eunjoo Kim dan Jaehyung Hong, penanggungjawab dan desainer senior Gear S2 untuk merayakan peluncuran stainless steel smartwatch di Singapura. Kami berdiskusi dengan mereka mengenai produk ini.

Berapa lama Anda waktu yang Anda butuhkan untuk menciptakan Gear S2? Kim:

3 tahun bila memperhitungkan proses konseptualnya. Hong: Sebelum berhasil dengan produk yang Anda lihat sekarang, kami melalui ratusan prototipe dan bereksperimen dengan berbagai ide dan material.

Bagaimana cerita mengenai fitur rotatingbezel? Hong:

Saya terinspirasi dari bezel yang ada di jam tangan biasa. Dan saat bergabung dengan tim, saya baru mengetahui desainernya telah lama meneliti rotating bezel ini. Ketika orang mengenakan smartwatch, mereka cenderung berpikir itu jam tangan dengan fitur tambahan. Jadi smartwatch ini harus tetap modis ketika berinteraksi dengan penggunanya. Rotating bezer adalah fitur yang tepat untuk itu. Kim: Kami tak berencana mengganti posisi smartphone dengan smartwatch. Jika Anda berpikir demikian, smartwatch sebetulnya untuk penggunaan ringan, millisecond tasks. Kami mengidentifikasi esensi millisecond tasks ini dan memasukkannya sebagai unsur Gear S2. Kami sendiri terus berpikir “Bagaimana caranya memutakhirkan fitur ini ke depannya?”. Sebenarnya, rotating bezel dan circular screen adalah satu batasan dan keleluasaan secara bersamaan.

Dan Gear S2 juga kompatibel digunakan pada perangkat Android smartphone. Kim:

Ya, kami melihat pangsa konsumen dan pasar lalu memutuskan membuka Gear S2 agar bisa digunakan bersama ponsel Android. Dengan begitu kami bisa menawarkan lebih banyak experience pada lebih banyak orang.

SUNK BEFORE IT SURFACES

Ketika Microsoft memperkenalkan laptop Surface Book

pada bulan lalu, kami sangat tertarik untuk merasakan seberapa bagusnya produk ini. Tapi nyatanya laptop ini tidak dirilis di Singapura. Mengapa Anda melakukan hal ini pada kami,

Microsoft?

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.