REVIEW: LENOVO YOGA 500 THE NEW SMARTPHONE CHAMPION

Augustman (Indonesia) - - Electricks -

Diatas kertas, kombinasi tablet dan laptop adalah ide yang fantastis. Para engineer Lenovo tampaknya juga berpikir demikian dan berusaha merancangnya menjadi produk bernama Lenovo Yoga 500, sebuah perangkat hybrid yang bisa bertransformasi timbal-balik menjadi tablet atau laptop.

Kenyataannya, Yoga 500 yang memiliki berat hampir 2 kilogram, terlalu berat saat digunakan sebagai tablet dalam waktu pemakaian yang lama. Sebagai sebuah laptop, kekuatan perangkat ini cukup memuaskan, terlebih dengan sistem operasional prosesor Intel Core i7, yang merupakan bagian dari generasi Broadwell. Layar 14 inci dan graphic card merek NVIDIA menghadirkan gambar yang tajam. Slot harddisk bawaan hingga 1 terabyte membuat performanya juga menjadi lebih baik. Kapasitas file lebih besar namun dengan biaya yang lebih rendah sebenarnya adalah yang dibutuhkan manufaktur untuk merancang laptop yang lebih baik.

Berbicara aspek teknologi untuk game, sayangnya Yoga 500 tidak memberi banyak pilihan. Jangan buru-buru menilai buruk, sebenarnya Yoga 500 adalah perangkat hybrid yang disegani dan tergolong lebih terjangkau bila melihat spesifikasi yang disediakannya. Perangkat ini hanya akan kalah bersaing bila kompetitornya membuat material yang lebih ringan, spesifikasi yang lebih kuat, atau teknologi yang lebih mutakhir.

Kapasitas file lebih besar dengan biaya lebih rendah sebenarnya dibutuhkan manufaktur untuk merancang laptop yang lebih baik Persaingan inovasi fitur berbagai smartphone terkadang tidak bisa dibedakan satu sama lain. Fitur-fitur baru yang hadir condong hanya sebagai gimmick dibanding sebuah revolusi. Jadi, selalu menyegarkan bila ada smartphone yang keluar dari pakem tersebut. Sony Xperia Z5 Premium adalah smartphone 4K pertama di dunia yang memiliki ketahanan baterai hingga 2 hari pemakaian. Itu baru namanya progress.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.