Duck Out For Good DINE WITH MARTELL

Foiegras dan cognac adalah sajian ternikmat dari surga Bertemu Justin Quek, seorang purist pemilih yang hanya memilih yang terbaik. Kami mengunjungi Sky on 57, kami terpesona dengan braisedabalone ser ta roasted foie gras yang disajikan dengan Martell Cor

Augustman (Indonesia) - - Compliments From The Chef - TEKS HANNAH CHOO + AMELIA NURTIARA FOTO ANDY WONG/RAVE PHOTOGRAPHY

SEORANG PEMBERI MAKAN MASUK KE DALAM KANDANG, menjerat leher bebek, memasukkan sebuah corong ke dalam kerongkongannya dan memaksanya menelan makanan. Proses ini berlangsung sangat cepat, enam hingga delapan menit, dilakukan tiga kali sehari hingga hati bebek menggemuk delapan kali ukuran sesungguhnya. Banyak aktivis pencinta binatang menolak untuk memahaminya, namun hati bebek dapat membesar sebagai sumber energi saat ia hendak bermigrasi.

Tidak banyak kerusakan yang terjadi pada seekor bebek. Penelitian menunjukkan bahwa ketika bebek dibiarkan maka ukuran hatinya akan kembali menyusut seperti semula. Makanan bagi kalangan atas ini, foie gras, sangat nikmat. Gigitlah potongan bertekstur buttery dan nikmati hingga mata Anda mulai berkaca-kaca. Anda merasa bahagia dan kemeriahan kembang api tidak akan berhenti menghiasi langit hingga suapan terakhir Anda. Namun sebelum Anda mengakhirinya, kurang sempurna jika Anda tidak meneguk Martell Cordon Bleu. Begitu alkohol menguap di dalam mulut maka berbagai citarasa akan timbul. “Cognac itu kuat. Jika Anda tidak mencampurnya dengan bahan lain, maka kekuatan alkoholnya dapat merusak cita rasa makanan,” tutur Justin Quek, konsultan chef di Sky on 57. “Campur dengan sedikit air hangat. Suhu panasnya akan membawa aromanya menguap naik.” Foie gras dan cognac adalah padanan yang sangat pas yang dibuat dari surga, berterimakasihlah kepada Tuhan.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.