Flights of Fantasy

Jika Anda tidak bisa mengalahkan mereka, teruslah berusaha

Augustman (Indonesia) - - Calendar - TEKS SEAN MOSSADEG + AMELIA NURTIARA FOTO GETTY IMAGES

“KLUB SEPAK BOLA MANA YANG ANDA DUKUNG?” Saya tak yakin apa yang akan saya pilih. Seperti proses menginterogasi diri sendiri, apakah saya masih mendukung sebuah klub walaupun tak lagi menonton pertandingan mereka selama satu dekade? Apakah saya akan menyukai sepakbola lagi? Tunggu. Siapa manajernya? “Hidup MU!” Tanpa sadar saya berteriak seperti itu. “Ya tentu saja. Saya telah mendukung mereka sejak berusia 8 tahun.”

Saya pertama kali mulai mendukung Red Devils pada usia dini, dimana tidak ada pilihan bagi anak seusia saya, 8 tahun. Setahun sebelumnya, saya justru berjanji untuk mendedikasikan seumur hidup saya pada Blackburn Rovers. Alasan satu-satunya adalah karena tim ini memiliki logo bunga mawar dan saat itu saya terobsesi dengan lagu Seal berjudul Kiss From a Rose.

Dan kini, sulit bagi saya untuk benarbenar menyukai sebuah klub. Tapi bukan berarti saya tidak peduli sepakbola lagi. Manchester United, Manchester City, bagi saya kini mereka semua hanya nama saja. Masa-masa fanatik saya dan temanteman saya saat menonton pertandingan sepakbola sudah berlalu. Tak ada lagi teriakan mengancam pendukung tim lawan dan mengutuk wasit (kebetulan kami semua pendukung Red Devils).

Meski telah mencoba menjaga jarak dengan hal-hal berbau olahraga, sepakbola kembali menghampiri melalui cara yang berbeda. Tiap hari Sabtu dalam tiga bulan terakhir, saya setengah sadar bangun dari tempat tidur menuju layar komputer hanya untuk memprediksi strategi terbaik yang akan dipakai dalam game fantasy football team saya. Sebenarnya saya bukan orang yang ahli untuk game ini, terlebih karena tidak sepenuhnya menyaksikan sepakbola dalam setengah dekade ini dan hanya mendukung Spanyol karena keberhasilan mereka di setiap turnamen,

Lalu mengapa saya bersusah-susah untuk memainkan game ini? Jawabannya adalah karena sifat sombong tak mau kalah seorang pria. Pepatah yang berbunyi “beri seekor ikan pada seorang pria maka akan ia cukupkan untuk kebutuhan satu hari, ajari seorang pria cara untuk memancing ikan maka ia akan menghidupi dirinya sendiri untuk selamanya” harusnya berlanjut dengan “ajari dua pria cara untuk memancing, maka pada akhirnya mereka berdua akan berkompetisi untuk menjadi yang terbaik.”

Dalam liga ini, saya dan rekan-rekan belum merencanakan hadiah apa yang akan didapat pemenangnya nanti. Tapi kami sudah setuju jika yang kalah nanti harus rela keluar dengan berpenampilan waria semalaman. Kekanak-kanakan? Mungkin, tapi apa menyenangkan? Tentu saja. Di lain, saya harus kuat menanggung malu saat diejek rekan-rekan kantor selama jam kerja karena tim saya gagal berada di puncak klasemen. Tapi ada sekelumit motivasi yang muncul saat momen memalukan itu, hal itulah etos permainan liga fantasi ini. Setelah semuanya, apa gunanya bersaing jika Anda sendiri tidak berinteraksi langsung dengan pesaing Anda dan melontarkan ejekan padanya untuk sekadar senang-senang?

JIKA TINDER tidak berpengaruh banyak pada kehidupan cinta bahkan seks Anda, jangan menyerah. Ada banyak aplikasi baru di luar sana yang bisa membantu Anda menemukan cinta. Mereka bahkan bersedia membantu untuk mempersempit pencarian Anda. Bahkan, ada yang disebut “Sizzl”, mencari pasangan berdasarkan kesukaan mereka akan bacon. Ini serius. Jika ini agak sedikit unik bagi Anda, berikut beberapa pilihan lain yang bisa Anda coba.

BUMBLE. Berasal dari orang-orang yang awalnya membuat Tinder, pada dasarnya sama namun pihak wanita yang memegang kendali. Sorry guys. Kecuali jika Anda pria modern dan tidak mempermasalahkan hal tersebut. Saya menyarankan aplikasi ini jika Anda ingin mendapatkan wanita modern yang mengerti apa yang mereka inginkan.

COFFEE MEETS BAGEL and ONCE. Swiping memang menyenangkan, pada awalnya paling tidak. Namun itu bisa menjadi permainan narsis. Dua aplikasi ini hanya menampilkan satu orang setiap hari. Anda memiliki 24 jam untuk berinteraksi sebelum orang tersebut menghilang. Saya pikir itu akan melatih kesabaran, terlebih jika yang tampil adalah orang yang tidak menarik perhatian Anda. Saya bertaruh Anda akan menyerah dalam empat hari.

HAPPN adalah kesempatan kedua yang dirancang untuk menyambung kembali hubungan Anda dengan mantan Anda. Agak rumit karena terdapat kuesioner. Jadi, aplikasi ini hanya cocok bagi Anda yang susah move on.

HINGE. Ketimbang harus berkencan dengan orang asing secara acak, aplikasi ini akan mengenalkan Anda kepada orang yang merupakan common friend Anda di Facebook. Ini untuk melindungi wanita. Dan semua itu tergantung pada orang-orang seperti apa yang Anda ajak berteman di Facebook.

LUNCH CLICK. Aplikasi ini memungkinkan Anda untuk mengatur jadwal kencan dengan orang yang Anda suka. Dengan cara ini, orang akan terhubung melalui aktivitas dan kemungkinan cocok. Terdengar seperti kencan kuno.

Ini bukan makanan, meskipun bisa jadi ide juga. Ini menghubungkan orang-orang dengan selera musik mereka yang menjanjikan, karena musik dipercaya mampu membawa mood yang baik dan menenangkan. Jika saya mencari sebuah hubungan yang bermakna, saya akan pilih ini. Cobalah.

Memasang foto dan akun profil palsu sudah menjadi hal biasa di setiap jejaring sosial dan aplikasi. Di sini setiap profilnya harus membuat video profil atau video chat terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk bertemu.

and FLING DATING. Sementara sebagian besar aplikasi mencoba untuk mencocokkan orang dengan hubungan yang memilliki tujuan, bagi mereka yang serius mencari soulmate tidak tertarik untuk sekedar fling, keduanya samasama menginginkan seks. Tidak berbelitbelit, tetapi berusaha jujur dengan apa yang mereka inginkan. Saya tidak akan menghakimi tetapi saya akan tertawa jika yang Anda temukan nanti adalah sekumpulan lady boy.

Sebenarnya ada lebih banyak lagi aplikasi seperti ini, namun ini sudah cukup menarik. Kemudian, Tinder diganti dengan nama lain, bentuk dan teknologinya masih tetap sama. Itu semua kembali kepada Anda. Happy swiping & good luck.

Olahraga ini sering banyak disalahartikan oleh segelintir orang. Tidak banyak orang tahu bahwa pole dance sebenarnya banyak memakai gerakan-gerakan figureskating, yoga, balet dan gymnastic yang dilakukan di atas pole. Jadi, tidak semua pole dance itu erotis. In the name of wellness, Hanna Ong proved it!

Bagaimana awal mula Anda menyukai poledance?

Saya sangat menyukai ballet dan figureskating sejak kecil. Waktu saya pertama kali melihat pertunjukan pole dance, saya merasa itu seperti ballet tetapi menggunakan tiang, jadi saya langsung tertarik. Selain itu, gerakan-gerakannya yang akrobatik dan melawan gravitasi sangat memacu adrenalin.

Apakah ada sekolah khusus poledance dan bersertifikat?

Lembaga yang memberikan sertifikasi itu ada. Tetapi sepengetahuan saya, studio-studio pole dance yang dimiliki oleh para world champion dan pole dancer ternama tidak memiliki sertifikat. Karena mereka memulai pole dance jauh sebelum lembaga-lembaga tersebut terbentuk. Sertifikasi pole dance sangat mudah didapat. Namun, yang terpenting adalah bagaimana seseorang tersebut benar-benar bisa pole dance, memiliki teknik yang benar dan aman sehingga bisa mengajar.

Anda menekuni poledance sebagai karir?

Salah satu cita-cita saya adalah ingin menjadi guru tari. Waktu saya mulai belajar pole dance, saya sudah berencana untuk mengikuti kompetisinya dan membangun nama saya sebagai pelatih yang dikenal. Dan sejak tahun 2010 saya sudah mulai mengajar, namun saat ini saya hanya mengajar private saja, mereka bebas memilih hari dan jamnya. Selain itu, kelas private juga lebih efisien karena disesuaikan dengan daya tangkap murid masing-masing.

Bagaimana tingkat kesulitan poledance?

Di level beginner, murid-murid diajarkan basic spins. Gerakangerakannya berputar tetapi belum melawan gravitasi ( upside down/ invert). Di level intermediate, murid-murid mulai diajarkan invert dan

cara bergelantungan di tiangnya pun menjadi lebih bervariasi. Tidak hanya menggunakan tangan saja, bisa juga menggunakan sikut ( elbow grip), belakang lutut dan leher. Somersault dan flip diajarkan di tingkat yang paling advance. Masalah cidera bisa timbul karena beberapa faktor. Contohnya, tidak melakukan pemanasan atau pemanasan tetapi asal-asalan atau mencoba gerakan-gerakan baru melalui Youtube tanpa pengawasan orang yang profesional.

Apakah yang membedakan poledance dengan olahraga lain?

Pole dance adalah olahraga yang juga memiliki unsur seni tari. Olahraga olimpiade yang memiliki unsur yang sama adalah ryhtmic gymnastic. Sedangkan olah raga yang lain hanya berfokus pada unsur fitnesnya saja. Pole dance bisa membentuk tubuh dengan cepat, karena pole dance termasuk dalam kategori weight lifting exercise.

Prestasi yang sudah Anda raih?

Pemenang Miss Pole Dance 2011, Top 25 Women Division International Pole Championship 2012 dan Top 5 Indonesia Mencari Bakat. Saya bangga menjadi pemenang Miss Pole Dance Singapore 2011 karena saya berhasil mengalahkan pole dancer dari negaranegara lain seperti Singapura, Australia dan Amerika Serikat. Tarian saya waktu itu menjadi viral video di Youtube dan saya kedatangan murid dari Philipina, Jepang, Inggris dan Amerika Serikat. Mereka khusus ke Singapura untuk belajar dengan saya.

Apakah yang ingin Anda sampaikan kepada masyarakat mengenai poledance?

Pole dance sangat besar manfaatnya untuk membentuk tubuh yang kuat dan sehat. Ketika berlatih, Anda memang harus berpakaian minim karena kontak kulit langsung dengan pole sangat dibutuhkan. Jika merasa kurang nyaman, cobalah studio yang ladies only dan benar-benar berprinsip fitness bukan striptease/erotic dance. Foto-foto dan video latihan Anda bisa dijadikan untuk konsumsi dan kesenangan pribadi, tidak perlu di- posting di media sosial jika memang Anda merasa belum siap.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.