Nonpareil

Merayakan 260 tahun Vacheron Constantin

Augustman (Indonesia) - - Highlight - OLEH SEAN MOSSADEG + ALDO FENALOSA FOTO VACHERON CONSTANTIN

SEBUAH JAM TANGAN MEMILIKI MAKNA TERSENDIRI bagi masingmasing orang. Misalnya, arloji seorang pebisnis berbeda dengan jenis arloji tentara di medan perang. Namun pada ranah high watchmaking, setiap kreasi jam tangan dipandang secara absolut. Mengapa harus memilih yang lebih rendah ketika ada jam tangan yang bernilai lebih baik?

Vacheron Constantin, merek yang paling stabil dalam dunia jam tangan, kali ini menambahkan rekor terbaru dalam catatan reputasinya, the world’s most complicated watch. Alasannya, Ref 57260 adalah jam saku double-dialled yang memiliki 57 fitur fungsi, Peluncuran Reference 57260 yang merupakan seri terbaru itu juga lebih spesial bagi merek asal Swiss ini sejak 260 tahun keberadaannya.

Butuh 8 tahun untuk menyelesaikan karya tersebut dengan kolaborasi dari 3 tim ahli perusahaan. Reference 57260 memiliki arti 57 fungsi, 2.826 komponen, 242 hiasan, 957 gram, 10 jenis patent, 31 jarum jam, 85 prototipe, dan sekitar 16 kilogram sketsa. Memang bukan tanpa alasan arloji ini dijuluki the world’s most complicated watch karena dengan fitur yang sedemikian rupa, Anda akan dimanjakan dengan berbagai informasi seperti ragam waktu dari 24 kota, musim, durasi waktu siang dan malam di berbagai tempat, dan menandai zodiak. Anda juga tidak perlu repot dan terlalu sering mencocokan ritme waktu dan tanggal pada arloji ini karena moon phases pada Ref 57260 hanya satu kali per 1.027 tahun lamanya.

Arloji paling rumit ini sebetulnya muncul atas ide seorang kolektor asal Amerika yang menginginkan sebuah arloji saku berbeda dari yang telah ada selama ini. Ia pun menantang divisi Atelier Cabinotiers dari Vacheron Constantin untuk membuat sebuah produk yang rumit dengan banyak fitur seperti Hebrew perpetual calendar serta split chronograph kedua yang memang belum pernah anda sebelumnya. Setidaknya, sekitar US$8 juta dibutuhkan untuk membuat jam ini.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.