The Other Jordan

Saat Golf Mengambil Hati Anda TRIUMPHANT RETURN

Augustman (Indonesia) - - Sporting Pursuits - DIRANGKUM FARHAN SHAH + ALDO FENALOSA FOTO SMBC SINGAPORE OPEN

NAMA BESAR karena prestasi olahraga semakin diperbincangkan dalam budaya populer. Seperti Michael Jordan dengan jumper dan stuck-out tongue- nya yang khas. Lalu Tiger Woods di dunia golf. Dan yang terakhir, David Beckham, pria yang bertransformasi dari pesepakbola populer menjadi selebriti yang semakin terkenal di lintas industri.

Bila melihat kembali ke dunia golf, ada satu nama yang akan menanjak seperti priapria di atas. Jordan Spieth yang masih 22 tahun siap menggema di ranah kultur pop. Ia telah memecahkan rekor yang sebelumnya sulit untuk dikalahkan, dan terus menanjak, khususnya tahun 2015. Spieth memulai kegiatan di bidang golf sejak ia berusia 8 tahun. Awalnya, orangtua Spieth mendorong ia dan adiknya bergabung dengan klub renang. Namun ketika berlatih renang, Spieth malah tertarik dengan lapangan golf yang terlihat jelas dari area kolam renang.

“Ia terobsesi dengan itu tapi kami memiliki tiga orang anak yang harus diurus, jadi kami tidak bisa setiap waktu mengawasinya langsung di arena golf. Jadi kami baru mengizinkanya melakukan hal itu saat musim panas dengan mendaftarkannya di klub yang terpercaya agar ia mendapat ilmu yang benar,” kata Chris yang merupakan ibu Spieth melalui sambungan telepon pada kami. Kini Spieth dan klub golfnya tengah bergairah mengikuti kompetisi dari berbagai turnamen yang ada di dunia. Tujuan selanjutnya adalah SMBC Singapore Open.

SMBC Singapore Open adalah kesempatan perdana Anda bermain di Singapura. Apakah yang Anda harapkan dari hal ini?

Saya sangat senang berkunjung ke Singapura untuk pertama kalinya dan berkompetisi di SMBC Singapore Open. Saya penasaran ingin melihat langsung seperti apa budaya dan suasana kota ini. Saya juga berharap bisa menikmati pertandingan nanti karena saya telah mendengar banyak hal baik mengenai Serapong Course di Sentosa Golf Club yang menjadi tempat bertanding nanti.

SMBC Singapore Open adalah salah satu turnamen golf Asia yang berkelas dengan nama-nama juara yang tak asing lagi seperti Adam Scott, Ian Poulter, dan Angel Cabrera. Lalu Anda akan ambil bagian dalam turnamen ini, apakah ada hasrat yang besar untuk menjuarainya?

Tentu saja, jelas akan ada unsur tambahan yang didapat ketika berada dalam sebuah kompetisi yang memiliki nama-nama dan sejarah besar. Akan menjadi sebuah kebanggaan apabila nantinya nama saya bisa berada dalam list juara SMBC Singapore Open.

Seberapa penting bagi Anda, sebagai orang nomor satu di dunia golf, untuk tetap bermain di level internasional?

Sangat penting bagi saya untuk bermain di level internasional. Saya menikmati travelling dan saya juga ingin membangun permainan secara global sebanyak yang saya bisa.

Apakah memang ambisi Anda untuk mencapai puncak karir ini? Bagaimana rasanya disebut sebagai orang nomor satu di dunia golf?

Kami berjuang keras sejak bertahun-tahun lalu untuk berada di posisi seperti saat ini. Ini adalah sebuah mimpi dari masa lalu. Dan sekarang rasanya begitu luar biasa. Tapi saya sadar saya harus tetap bekerja keras untuk mempertahankan pencapaian ini.

Prestasi Anda di tahun 2015 sungguh luar biasa, tetapi apakah yang menjadi highlight bagi Anda di tahun itu?

Sebenarnya sulit menilai mana yang menjadi highlight, tapi kejuaraan utama pertama saya di Augusta National tidak akan saya lupakan. Penempatan permainan dan mental merupakan kunci utama bagi saya. Saya juga terus berlatih bersama tim dan bersiap dengan tantangan-tantangan selanjutnya.

Apakah menurut Anda pegolf Asia sepeti Anirban Lahiri dan Hideki Matsuyama berpotensi untuk memenangkan Majors di masa depan?

Tentu saja. Kompetisi global jauh lebih menantang dan mereka (Hideki dan Anirban) telah membuktikan bahwa mereka bisa.

Apakah Anda memiliki target berapa banyak jumlah kejuaraan yang akan Anda menangkan dalam karir sebagai pegolf?

Saya adalah tipe orang yang memiliki kepercayaan besar untuk membuat target, dan target saya adalah untuk berusaha memenangi setiap kompetisi yang saya ikuti.

Saya tidak bisa menutup-nutupi bahwa saya sangat senang berkunjung ke Singapura untuk pertama kalinya dan berkompetisi di SMBC Singapore Open. Saya penasaran ingin melihat langsung seperti apa budaya dan suasana kota ini

Singapore Open sempat terbengkalai selama tiga tahun hingga diselamatkan Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC). Tak hanya menyuntikkan dana jutaan dolar Singapura untuk turnamen tahun 2016, SMBC juga menghubungi Asian Tour dan Japan Golf Tour Organisation untuk mendukung ajang ini.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.