Best of Both Wor l d s

Tentang Boucheron yang terus memesona

Augustman (Indonesia) - - Brand Story - TEKS SEAN MOSSADEG + ALDO FENALOSA FOTO BOUCHERON

BILA MEMBANDINGKAN SEJARAH PERJALANAN JEWELLERY DAN WATCHMAKING serta kontras yang mencolok antara mewahnya daya tarik Paris dengan keindahan estetika Switzerland, ada alasan yang jelas mengapa ranah arloji mekanis dan dunia perhiasan saling membutuhkan satu sama lain.

Sejumlah brand mulai melakukan transisi untuk memproduksi arloji dari yang awalnya hanya berkonsentrasi pada produk perhiasan, seperti brand Harry Winston. Namun beberapa nama sebenarnya telah melakukan hal itu sejak lama, dan Boucheron adalah salah satu yang berhasil dengan elegan.

Tak ada keraguan bila brand ini memiliki kapabilitas yang tinggi saat berbicara tentang jewellery. Parisian House adalah salah satu rumah produksi pertama di Place Vendome dan menjadi bagian dari sejarah panjang haute joaillerie.

Tapi peruntungan saja tidak cukup, untuk menguasai dunia jam tangan harusnya didampingi partner langsung dari sana. Dalam hal ini, praktik bisnis modern dari perusahaan utama membuat langkah Boucheron akan lebih baik.

Kering Group yang kini membawahi Boucheron membuka jalan brand tersebut untuk dapat bekerja sama dengan salah satu nama besar di ranah watchmaking, Girard-perregaux. Langkah besar ini membuat kepercayaan diri mereka bertambah dan bersiap mengekspansi koleksi melebihi batasan konsep yang pernah ada dalam watch enthusiasts.

Untuk membuat rencana itu berjalan baik, pembuat perhiasan harus menemukan keseimbangan antara sistem kerja dalam jam tangan dengan unsur estetikanya. Sejatinya, hal itu bukan masalah besar bagi Boucheron, mereka konsisten mendesain dan membuat arloji terbaik selama beberapa tahun terakhir karena berpegangan pada unsur heritage. Potongan estetika yang rapi juga menambah kapabilitas brand ini.

Épure collection adalah contoh hasil realisasi mindset dari Boucheron. Koleksi ini memperlihatkan arloji klasik round dress yang direduksi menjadi lebih modern. Berbentuk minimalis dan mencolok, jam tangan ini dibalut sapphire cabochons pada bagian crown dan pada angka 12, serta sepasang gadroons menjadi daya tarik utama dalam koleksi tersebut. Bagian dial diwarnai dengan 2 pilihan corak, yakni hitam atau putih, yang menegaskan nuansa classy pada jam tangan ini.

Boucheron juga tidak raguragu menggunakan berlian demi tampilan yang lebih atraktif dan glamor. Produk ini bisa dibilang sebagai jalan lain Boucheron untuk show-off dengan kapabilitasnya.

Meski produk tersebut dipatenkan sebagai koleksi arloji round dress Boucheron, koleksi Reflet tahun 2014 berbentuk persegi panjang justru menjadi inspirasi brand itu untuk potongan Epure saat ini. Didesain pertama kali pada tahun 1947, awalnya Reflet memiliki case persegi panjang, Nuansa simplicity dituangkan pada dial dengan halus, menambah kesan manis pada arloji tersebut.

Reflet yang baru ini bisa dideskripsikan sebagai evolusi modern dari versi tahun 1947 dan melengkapi Epure, sejalan dengan gaya estetika terkini Boucheron, understated refined elegance.

Dalam masa ketika para konsumen menginginkan kombinasi inovasi dan keamanan pada produk yang mereka beli, hubungan simbiosis antara jeweller dan watchmaker ini akan tumbuh semakin kuat.

Koleksi milik Boucheron mengedepankan gaya estetika modern,

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.