B e c o me the Monopol y Man

Saatnya Anda mencoba bermain dalam pasar property

Augustman (Indonesia) - - Dollars & Sense - TEKS FARHAN SHAH+ALDO FENALOSA FOTO BERBAGAI SUMBER

Sudah lebih dari lima tahun Wei Liang berkecimpung dalam dunia konstruksi dan real estate, mulai dari merancang hingga merealisasikan rancangannya. Ia memegang sejumlah proyek residensial, mixeddevelopment, serta perhotelan.

Tahun ini dikhawatirkan tidak berjalan bagus. Bagaimana Anda memprediksi perkembangan pasar property?

Bila melihat pada maksud keberadaan property, kecermatan pencatatan untuk foreign talents atau ekspatriat, peningkatan suku bunga dan kerentanan ekonomi global, maka pasar property akan tampak lebih lamban pada pertengahan awal tahun ini.

Bagaimanapun juga, bidang property di Asia Tenggara masih bergantung pada asset class. Biasanya, hal itu memang jauh lebih menarik untuk para pemainnya. Ketika cooling measures jauh lebih tenang (khususnya Additional Buyer Stamp Duty), permintaan untuk property akan kembali meningkat.

Seperti yang dikatakan Baron Rothschild, “Belanjalah ketika ada kesempatan.” Jadi apakah yang harus saya pertimbangkan ketika membeli property?

Ujaran itu adalah persepsi common sense tapi ada kalanya juga benar adanya ketika orang-orang berpikiran yang sama saat membeli rumah. Tapi saya akan kembali mengingatkan bahwa Anda harus tetap tenang dan cermat menimang-nimang sebelum mengambil keputusan. Hal ini bisa menyelamatkan Anda dari jebakan overpaying ketika menginginkan hunian idaman. Anda harus bertanya terlebih dahulu pada diri sendiri harga yang memang patut Anda bayarkan sembari melihat nilai intrinsic yang ada.

Meskipun memperhitungkan nilai intrinsic bukanlah bagian dari ilmu pasti, Anda bisa membuat pertimbangan lebih baik dengan melihat sejumlah hal berikut: lokasi, lingkungan tempat tinggal, fasilitas dan infrastruktur yang disediakan, harga sewa (entah itu freehold atau harga sewa 99 tahun) dan property usage (residensial, komersial, atau untuk industrial). Jika harganya sesuai dengan nilai intrinsic yang Anda lihat maka hunian tersebut memang worthwhile purchase.

Referensi seperti apakah yang Anda rekomendasikan untuk digunakan dalam pengamatan mendalam?

Pertama, untuk di Singapura khususnya saya menyarankan analisis dari Urban Redevelopment Authority Master Plan. Data perencanaan ini adalah hasil ulasan setiap lima tahun, panduan pengembangan lahan dan property di Singapura untuk 10 hingga 15 tahun ke depan. Master Plan terbaru diterbitkan pada tahun 2014 lalu. Cermat memahami masa depan lokasi perumahan yang dipilih dapat menjadi nilai plus.

Lalu, Anda dapat memeriksa dua situs ini, yaitu squarefoot.com.sg dan 99.co. Squarefoot bagus untuk dijadikan rujukan mempelajari tren terkini dalam ranah dan pasar property. Sedangkan 99.co dapat memberi Anda pemahaman yang lebih baik mengenai lokasi yang Anda inginkan.

Apakah ada panduan tambahan lain?

Bagi saya pribadi, bergantung pada jangka waktu kredit pinjaman dan interest rate, biasanya berkisar antara 10 hingga 30 persen dari harga beli kredit. Saya juga biasanya memasukkan biaya tambahan sekitar delapan hingga 15 persen dari harga beli untuk biaya perawatannya. Menyertakan dua unsur ini akan memberi gambaran biaya sebenarnya yang akan Anda tanggung.

Satu hal yang harus digarisbawahi adalah freehold properties tidak selalu lebih baik daripada harga sewa 99 tahun, malah dalam beberapa hal Anda bisa menemukan freehold yang jatuhnya lebih mahal. Namun, jika Anda mencari property yang berkesinambungan dan bisa diberdayakan untuk generasi selanjutnya, freehold memang opsi yang paling baik.

Ingatlah bahwa pekerjaan Anda tidak selesai begitu saja ketika telah berhasil membeli sebuah property. Contohnya, kebanyakan orang Singapura berpikir property yang mereka miliki dapat diberdayakan sebagai investasi untuk mendapatkan passive income. Untuk membuat property yang disewakan menarik calon penyewa, pemilik property itu tetap harus bekerja mengatur aset mereka sedemikian rupa. Entah itu bertanggungjawab merawat property dan memastikan keberadaannya digunakan oleh tenant yang tepat.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.