Unscat hed

Ho w t o Dr i v e Hal-hal yang tak pernah Anda pelajari dalam sekolah mengemudi

Augustman (Indonesia) - - Motoring - OLEH HANNAH CHOO + ALDO FENALOSA FOTO BERBAGAI SUMBER

BERKENDARA bisa menjadi aktivitas yang berbahaya bila Anda tidak cukup berhati-hati. Ada jutaan hal yang harus Anda pahami, mulai dari jarak antar kendaraan, fokus pengemudi, pengguna jalan yang menghalangi atau tidak mengerti rambu-rambu, dan masih banyak lagi.

Kunci utama berkendara yang aman adalah mengetahui apa yang Anda lakukan dan waspada terhadap situasi paling buruk. Inilah beberapa strategi yang baik untuk diadopsi.

#1 SIT PROPERLY

Posisi duduk mempengaruhi cara Anda dalam mengemudi. Jangan duduk terlalu ke belakang maupun terlalu dekat ke kemudi mobil. Lutut Anda seharusnya hanya sedkit menekuk ketika menginjak pedal gas maupun pedal rem. Anda juga sedapatnya memastikan pergelangan tangan menyentuh stir kemudi ketika lengan Anda telah mencapai batas.

#2 DROWSY DRIVING

Mengonsumsi mint yang banyak sebenarnya bukan hal yang disarankan. Cobalah berkumur dengan mouthwash atau sikat gigi Anda sebelum mulai mengemudi. Mengantuk ketika mengemudi benar-benar akan membahayakan Anda, entah itu bisa saja keluar jalur atau bertabrakan dengan kendaraan lain. Jika sudah tidak bisa menahan kantuk, ada baiknya Anda menepi sebentar untuk mengistirahatkan mata.

#3 THE ANNOYING BACKSEAT DRIVER

Tetap tenang. Hitung hingga 10, coba ubah subjeknya atau nyalakan AC/DC hingga fullest. Jika masih gagal, minta penumpangnya keluar dan menjauhlah sebelum mereka kembali. Dalam situasi seperti ini, abaikanlah status pertemanan demi kenyamanan.

#4 PREEMPT WORST SCENARIOS

Pastikan pandangan Anda fokus pada kendaraan di jalanan karena sewaktu-waktu ada saja pengemudi lain yang membuat ulah di jalan raya. Meski Anda mempunyai pengeras suara untuk memperingati orang-orang seperti ini, mereka tidak akan begitu saja mudah diingatkan. Satu-satunya yang bisa Anda lakukan adalah menjaga jarak dengan mereka. Lebih baik menjauh daripada terjebak dan bermasalah dengan mereka.

#5 LOUSY BLIND SPOTS

Atur kaca spion samping mobil Anda menghadap sisi terluar dan periksa pandangan di spion sesering mungkin yang diperlukan. Anda juga barangkali membutuhkan sepasang kaca spion bersudut lebar untuk melengkapi visualisasi spion samping. Sejumlah alat itu benar-benar bagus untuk keselamatan di jalan.

#6 REDUCING ANXIENTY

Jika Anda belum pernah mengemudikan mobil manual tapi terdesak untuk melakukannya, Anda barangkali akan berada dalam situasi buruk seperti terjebak di trafficlights, berusaha mundur dan membuat orang-orang khawatir. Jalan terbaik untuk keluar dari situasi dan kondisi grogi seperti itu adalah dengan mencoba keluar dari mobil dan lebih baik memilih menaiki kendaraan umum. Mulailah mempertimbangkan untuk menjual mobil manual Anda dan menggantinya dengan mobil matic.

#7 WHEN IT RAINS CATS AND DOGS

Jika Anda harus keluar dikala hujan yang beresiko merusak mesin dan tergelincir, pastikan tangki bensin mobil Anda dalam kondisi penuh. Tahukah Anda bahwa menyalakan lampu dan pemanas ruangan, terlebih saat terjebak kemacetan, akan membuat konsumsi bensin lebih boros dibanding biasanya. Ketika berada di jalan raya, nyalakan lampu kedip pada mobil sehingga pengendara lain dapat melihat mobil Anda lebih jelas di tengah gangguan hujan. Menyalakan lampu rear fog saja belum cukup karena cahayanya belum tentu bisa ditangkap dengan baik oleh pengendara lain.

#8 TYRE PRESSURE

Memeriksa ukuran tekanan ban yang tepat sebelum melakukan perjalanan adalah langkah pertama agar lebih hemat, semakin sedikit menghabiskan ban akan lebih baik. Tune-ups adalah hal yang tidak boleh dilewatkan, oleh karena itu sedapat mungkin periksa secara teratur catatan dan suhu udara sebelum memulai hari. Temperatur dan ketinggian tempat mempengaruhi tekanan udara di dalam ban, jadi waspadalah!

#9 AVOID COLLISION

Anda sedang nyaman berkendara melintasi jalan panjang antar wilayah dengan lantunan lagu Blackstar milik David Bowie, tetapi tibatiba muncul seekor tupai di tengah jalan. Banting stir dan lakukan pengereman ketika masih ada kesempatan.

#10 PORSCHE SPORT DRIVING SCHOOL

Di sekolah, Anda belajar latihan dasar untuk braking dan lapping yang efektif. Ada empat level yang disediakan: Precision (pemula), Performance (menengah), Master (lanjutan), dan Telemetric (analisis data). Juga ada pembagian kelompok yang maksimal terdiri dari 12 orang pengemudi dengan dua orang instruktur. Tapi tahukah bahwa sebenarnya Anda dapat mengajukan sesi kelas pribadi untuk aktivitas tersebut. Tempatnya sendiri berada di Jerman, Amerika Serikat, dan Cina. Di sana, aktivitas ini begitu populer dan tempat yang disediakan sungguh cepat terisi calon pengemudi. Kunjungi drivingexperience. porsche.com untuk lebih lengkapnya.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.