Loaded Movement Tr a i n i n g WHAT IS VIPR?

OLEH JJ SWEENEY – SVP PRODUCT FITNESS DEVELOPMENT CELEBRITY FITNESS ( WWW.CELEBRITYFITNESS.COM) DOK. CELEBRITY FITNESS

Augustman (Indonesia) - - Workout - FOTO

ADALAH Vitality, Performance dan Reconditioning. VIPR menjembatani kesenjangan antara gerakan dan strength training. VIPR menggabungkan gerakan penuh tubuh dengan beban, meningkatkan vitalitas, performa dan tujuan rekondisi klien dan atlet. VIPR memperkenalkan sebuah konsep baru dalam kebugaran dan pengondisian olahraga, yaitu Loaded Movement Training.

Loaded Movement Training menggabungkan pola gerakan yang berorientasi pada tugas dengan resistance training. Kelincahan dan kekuatan berasal dari menggerakkan tubuh dalam banyak gerakan penting yang disertai dengan beban, seperti di peternakan. VIPR terinspirasi dari anak-anak peternak yang bergerak sambil menopang beban dalam kehidupan sehari-hari dan lebih kuat daripada kompetitor lainnya dalam olahraga. Dengan VIPR, kita dapat mendapatkan tubuh kuat seperti di peternakan, tanpa perlu menginjakkan kaki di sebuah peternakan, tanpa perlu melakukan pekerjaan beternak apa pun, dengan cara yang menyenangkan, aman dan efektif.

Sebagai pencipta VIPR, Michol Dalcourt menjelaskan, ilmu pengetahuan tentang gerakan mendukung pengintegrasian Loaded Movement Training dengan VIPR ke dalam protokol latihan terbaru untuk seluruh tujuan fitnes.

VIPR dapat ditemukan dalam fasilitas kebugaran dan latihan milik tim hoki NHL, tim futbol NFL, tim basket NBA, tim sepak bola Premiership, hingga pembalap Formula 1.

WHY VIPR?

Dengan mempelajari tubuh dan adaptasinya, kita tahu bahwa Loaded Movement Training dengan VIPR secara efektif menantang dan mengondisikan otot, fasia, saraf, kulit dan sistem tubuh lainnya. Ilmu pengetahuan menunjukkan bahwa bergerak dengan beban meningkatkan keseimbangan, kelincahan dan kekuatan dinamis, untuk mencapai tujuan seperti pengaturan berat badan, meningkatkan fungsi dalam kehidupan sehari-hari dan meningkatkan performa dalam olahraga.

• Meningkatkan mobilitas dan kelincahan fungsional • Meningkatkan stabilitas multi-arah, kekuatan dan tenaga • Meningkatkan keseimbangan, pemilihan waktu dan koordinasi • Meningkatkan pembakaran kalori selama dan setelah latihan

Semua gerakan VIPR dapat diregresi dan diprogresi agar sesuai dengan tingkat kebugaran dan tujuan masing-masing individu. Metode perancangan program membuat penyusunan program VIPR menjadi mudah.

Bertempat di Onfive Grand Hyatt Jakarta pada tanggal 24 Februari lalu, Omega melansir koleksi terbarunya yakni Omega Globemaster. Omega Globemaster memiliki gerakan mekanis yang canggih dan desain yang terinspirasi dari rasi bintang, sehingga presisi dan kinerjanya sangat luar biasa. Setiap jam memiliki sertifikasi melalui serangkaian tes independen, sebuah proses revolusioner yang menetapkan standar kualitas baru dalam industri jam. Berbagai jam tangan yang didatangkan dari museum di Swiss ini ditampilkan di dalam ruangan berkonsep museum. Diawali dengan presentasi oleh Mr. Petros Protopapas, Museum Manager Omega Swiss dan dilanjutkan dengan presentasi di ruang berkonsep teater oleh Ms. Novitasari Suharsono, Vice President Omega Indonesia.

Sembilan artist dengan berbagai latar belakang seni menghadirkan sejumlah karya dalam pameran bertajuk Art For Education di On4 Atrium, Plaza Indonesia Level 4. Bekerjasama dengan majalah Augustman Indonesia sebagai media partner, pameran seni yang dihelat selama satu bulan penuh di bulan Maret itu merupakan program charity dan bagian dari rangkaian acara perayaan 26th Anniversary Plaza Indonesia. Eksibisi ini bertujuan untuk menginspirasi pengunjung agar membantu sesama, khususnya dalam bidang pendidikan. Lukisan, instalasi, maupun karya-karya seni lain kreasi Aditya Novali, Alberta Haryudanti, Andy Dewantoro, Cecilia Patricia Untaro, Davi Linggar, Erika Ernawan, Evelyn Pritt, Fery Eka Chandra dan Reggie Aqquara yang bergabung dalam kelompok Art Dept ID, hasil penjualannya akan disumbangkan kepada Indonesia Mengajar. “Ini adalah bagian dari upaya kami untuk mendukung talenta muda kreatif di Indonesia, tak terbatas dari latar belakang apapun seni mereka,” ujar General Manager Marketing & Communications Plaza Indonesia, Mr. Zamri Mamat, terkait pameran tersebut.

Bekerjasama dengan majalah Augustman Indonesia sebagai media partner, BMW Group Indonesia yang merupakan agen pemegang merek (APM) MINI di Indonesia meluncurkan mobil terbaru varian Clubman pada tanggal, 18 Maret lalu. Clubman ini tampil “dewasa” dengan dimensi desain yang lebih besar dibanding terdahulunya, meningkatkan keleluasaan dan kenyamanan pada penumpangnya. “New MINI Clubman adalah simbol dari filosofi brand MINI yang telah disempurnakan,” ujar Karen Lim, President Director BMW Group Indonesia, menjelaskan tentang penyelarasan brand dan New MINI Clubman. Sejumlah perubahan fisik memang tampak jelas pada Clubman. Pada bagian luar, mobil ini hadir dengan empat pintu samping ditambah dua pintu belakang yang bisa dibuka seperti pintu bar. MINI Clubman dipasarkan dalam dua pilihan, Cooper dan Cooper S. Secara spesifikasi, keduanya dibedakan dari kapasitas mesin. Cooper S Clubman menggunakan mesin 4 silinder berkapasitas 2.0 L Twinpower Turbo yang memiliki tenaga sebesar 192 tk. Sedangkan tipe Cooper dilengkapi dengan mesin 3 silinder 1.5 L Twin Twinpower Turbo dengan tenaga 136 tk dan transmisi 6 percepatan. “Clubman juga menjadi produk pertama yang hadir dengan logo MINI terbaru, dengan karakter yang lebih matang dibandingkan kendaraan MINI sebelumnya,” kata Head of Corporate Communications BMW Group Indonesia, Jodie O’tania, terkait peluncuran Clubman.

Pada tanggal 24 Februari silam, Augustman berkesempatan untuk menikmati wine dinner di JW Marriott Jakarta bersama dengan Mr. Karan Berry, General Manager dari JW Marriott Jakarta, Ms. Kristen Araoz Gridley selaku Brand Ambassador Beringer Estate serta tamu istimewa H.E. Robert Blake, Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia. Kristen memadukan pilihan wine terbaik dari Beringer Estates dengan empat course yang telah disiapkan oleh Executive Chef Francisco Brown, seperti King Scallops Carpaccio dengan Beringer Founders’ Estate Chardonnay 2013, Lobster & Salmon Ravioli dengan Beringer Napa Valley Chardonnay 2013, Grilled Lamb Loin dengan Beringer Founders’ Estate Cabernet Sauvignon 2013 serta Beringer Knights Valley Cabernet Sauvignon 2012 dengan Chocolate Fondant sebagai hidangan penutup. Beringer Private Reserve Cabernet Sauvignon, merupakan pilihan wine untuk toast bersama di akhir acara.

Twentyone Millimeters Management (21MM Management) pada beberapa waktu lalu menggelar perayaan anniversary tahun ke delapan mereka berkiprah dalam industri talent dan model di Indonesia. Bekerjasama dengan majalah Augustman Indonesia sebagai media partner, perayaan bertajuk The Great 8th Anniversary dihelat di The Prohibition, Senayan Arcadia, Jakarta. Sejumlah klien dan rekanan yang pernah bekerja sama dengan agensi model yang berbasis di Jakarta dan Singapura ini turut hadir memeriahkan acara, mulai dari businessperson, selebritas, hingga para pelaku industri fashion. Peragaan busana dari berbagai koleksi desainer seperti Maison BAAZ Couture, Agua de Alma, Dhanst by Dhanny, Alfons Lee, dan Lotuz, menambah semaraknya perayaan anniversary 21MM Management. Tak hanya itu, agensi yang diarsiteki oleh Samuel Abrahams ini juga meluncurkan dua inovasi baru, yaitu Event Organizer dan Divisi Model Lokal. “Delapan tahun 21MM Management merupakan angka penting dan membanggakan bagi sebuah model management, pelayanan jasa yang berkembang ke tingkat yang lebih besar dan lebih baik lagi,” ujar Samuel Abrahams.

Pagelaran fashion tahunan yang kali ini memasuki tahun kelima, Indonesia Fashion Week (IFW), kembali digelar. Acara yang berlangsung selama empat hari dan dimulai pada tanggal 10 Maret silam diadakan di Jakarta Convention Center, Senayan. Tidak kurang dari 747 brand lokal, 230 desainer, serta 32 fashion show dari berbagai penjuru Indonesia dan beberapa negara manca turut serta dalam event yang tahun ini mengambil tema Reflection of Culture. “Harapannya, pada akhirnya kita semua akan mampu mengukir identitas kita di dunia fashion dengan mencerminkan kebudayaan kita sendiri,” tutur Poppy Dharsono, Presiden IFW 2016 dalam kata pengantar pembukaan IFW 2016. Deretan desainer yang terlibat antara lain merupakan desainer ternama seperti Itang Yunasz, Chossy Latu, Samuel Wattimena, Ivan Gunawan, dan Barli Asmara. Juga beberapa desainer baru dan desainer selebriti yang telah mencapai popularitas, Patrick Owen hingga Dian Pelangi. Bekerjasama dengan beberapa kedutaan besar, IFW mengundang beberapa desainer terpilih dari Australia, Italia, Jepang dan Korea Selatan untuk menampilkan kreasi-kreasi mereka. Di dalam IFW 2016 terdapat sebuah show khusus yang menampilkan karya-karya new talent yang berpartisipasi dalam Indonesia Young Fashion Designer Competition.

WHITE SHOES AND THE COUPLES COMPANY

Setelah menelurkan album perdana pada tahun 2005 di Indonesia, White Shoes and The Couples Company ( WSATCC) menjadi highlight dalam sejumlah scene musik internasional. Label musik Minty Fresh asal Chicago yang menaungi band-band seperti The Cardigans dan Tahiti 80 merekrut mereka pada tahun 2007 dan merilis album WSATCC di Amerika Serikat, Meksiko, Kanada, Australia dan Jepang. WSATCC juga berkesempatan tampil di berbagai festival musik populer seperti SXSW di Austin, CMJ Music Festival di New York, Up To The Sky Music Fest di Singapura, Clockenflap di Hong Kong, hingga MIDEM di Cannes.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.