Hi s t o r y o f Men’s S t y l e 1920S – BROADENING HORIZONS

Beberapa era yang menandai evolusi fashion

Augustman (Indonesia) - - Fashion Evolution - TEKS MAXIMILLIAN SAMUEL PUJI FOTO BERBAGAI SUMBER

Setelah perang – yang telah memperkenalkan berbagai pakaian pria klasik yang masih dikenakan hingga saat ini, seperti trench coat dan cargo, bisnis mulai membaik dan orang-orang Amerika mulai memiliki lebih banyak uang. Lebih banyak uang yang mereka gunakan untuk travelling dan memperluas cakrawala mereka secara kultural dan estetika. Banyak yang melakukan perjalanan ke Inggris dan Prancis. Biasanya mereka yang bepergian, pulang membawa koper penuh pakaian dengan latest fashion yang dikenakan orang-orang di luar negeri.

Inggris memiliki pengaruh yang paling besar pada menswear Amerika. Pada tahun 20-an, para mahasiswa Amerika mulai mengenakan spin dari berbagai piece yang dikenakan di Universitas Oxford, termasuk kemeja buttondown, jacket dengan bahu natural, dasi resimen, serta kaos kaki argyle warna-warni. Terlebih, Prince of Wales, yang kemudian menjadi Duke of Windsor, saat itu merupakan figur penting dan berpengaruh dalam dunia menswear. Melalui newsreel, koran, dan majalah, Pangeran elegan ini adalah style icon internasional pertama dan menjadi sangat terkenal dan dikagumi karena selera berpakaiannya yang sempurna. Ia adalah seorang trendsetter. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, produk-produk pakaian pria diiklankan dengan menggunakan wajah selebriti dan tanpa malu-malu mereka menyantumkan “as worn by the Prince”.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.