For Post Wor k o u t

R u mble R o l l e r JJ SWEENEY – SVP PRODUCT FITNESS DEVELOPMENT CELEBRITY FITNESS ( WWW.CELEBRITYFITNESS.COM) DOK. CELEBRITY FITNESS Jika Anda pernah menggunakan Foam Roller, Anda sudah terbiasa dengan istilah jenis rasa sakit yang unik. Anda juga tah

Augustman (Indonesia) - - Workout -

RUMBLE ROLLER bisa terasa menakutkan jika Anda baru pertama kali mencobanya. Karena dilapisi dengan bonggol-bonggol besar, Anda dapat langsung merasakan banyaknya manfaat alat tersebut, meski proses pemakaiannya tidak terlalu nyaman.

Rumble Roller mengklaim bonggolbonggol itu dirancang agar mirip dengan ibu jari terapis pijat. Memang, berguling badan di Rumble Roller terasa mirip dengan pijatan tangan yang sesungguhnya. Ketinggian bonggol-bonggol itu memungkinkan penetrasi yang lebih dalam ke bagian otot, dibandingkan dengan permukaan datar rata-rata Foam Roller yang standar. Jika Foam Roller standar menekan jaringan tubuh, Rumble Roller memberikan sensasi peremasan dan pembukaan jaringan.

Kedalaman bonggol-bonggolnya juga memungkinkan Rumble Roller untuk menavigasi bagian tubuh yang tidak merata secara lebih baik dibandingkan Foam Roller tradisional. Anda dapat memposisikan diri untuk menghindari tulang dan bagian sensitif, sekaligus tetap menekan bagian dalam otot-otot Anda. Sama halnya dengan Foam Roller mana pun, Anda juga dapat memutuskan berapa jumlah beban yang diterapkan dan berapa luas permukaan yang ingin dikenai dengan cara memposisikan tubuh Anda.

Salah satu manfaat lain dari bonggolbonggol tersebut adalah bahwa Anda dapat memindahkannyake berbagai arah. Bukan hanya menggulung ke atas dan ke bawah, Anda juga dapat memindahkannya dari sisi ke sisi lainnya pada otot. Bonggol-bonggol itu melentur selagi Anda menggulungnya, tapi saat Anda bergerak dari sisi ke satu sisi, bonggol tersebut sedikit kurang fleksibel dan karena itulah Anda dapat dengan mudah meningkatkan intensitas sesi latihan Anda. Di sinilah analogi terapis pijat terasa tepat, karena bergerak menyamping pada bonggol-bonggol ini mengingatkan kita pada jempol terapis yang menekan tubuh.

Rumble Roller memiliki dua densitas, yang dibedakan dengan warnanya, biru – densitas original dan hitam – densitas lebih keras 36%. Rumble Roller sifatnya tahan air dan bebas lateks. Karena Anda menggunakan Rumble Roller pasca latihan dan Anda berkeringat, perlu diketahui juga bahwa roller dibentuk dengan zat aditif antimikroba untuk mencegah pertumbuhan benda-benda tak diundang. Karena roller ini tahan air, roller ini mudah dibersihkan dengan sabun dan air.

Kesimpulannya, Rumble Roller sepertinya adalah peningkatan dari Foam Roller biasa. Meski pun kita harus membiasakan diri dengan bonggol-bonggolnya, tampaknya hal itu memberikan manfaat tambahan. Kemudahan dalam membersihkan roller itu dan daya tahannya juga merupakan nilai plus bagi saya.

The Edrington Group pada tanggal 15 April lalu merilis salah satu whisky terbaik dari The Macallan, Edition No.1, di The Cloud Lounge & Dining Jakarta. Aktor asal Singapura, Randall Tan yang merupakan Brand Advocate Macallan ikut memeriahkan selebrasi Edition No.1 pada malam itu. The Edrington Group juga menunjuk 20 event host dari berbagai background profesi untuk peluncuran produk asal Skotlandia tersebut. Sebut saja Mike Lewis, Marissa Nasution, Aryo Wahab, Patrick Owen, Chef Rinrin Marinka, Chef Yuda Bustara, hingga Bogdan Vlase. Para host itu dipilih karena mampu merepresentasikan lifestyle Indonesia dan sesuai dengan tujuan Macallan untuk menyenangkan banyak orang dari berbagai kalangan. Edition No.1 sendiri diproses menggunakan delapan kayu oak pilihan dari tanah Amerika dan Eropa. Dengan hanya 1000 botol tersedia di seluruh Indonesia, The Macallan mengekspresikan keunikan pembuatan whisky yang artistik melalui spektrum kemasan yang spesial untuk Edition No.1 oleh sang whiskymaker.

Gelaran re-opening store pada tanggal 6 April silam menjadi tonggak penting bagi perjalanan panjang Louis Vuitton yang hadir pertama kalinya di Plaza Indonesia sejak tahun 1990. Eksklusif dan terasa intimate, butik baru ini terinspirasi oleh signature dari House’s Damier. Berbagai timepiece dan jewellery pun untuk pertama kalinya ditampilkan disini. Diresmikan oleh Mr. Christopher Kilaniotis, President Louis Vuitton South Asia dan Mrs. Simpirwati Simarno, General Manager of Louis Vuitton Indonesia, malam itu kian istimewa dengan hadirnya artisan yang berasal dari workshop Louis Vuitton di Asnieres, Prancis. Artisan ini didapuk untuk mendemostrasikan pembuatan Petite Malle monogram trunk yang didesain oleh Nicolas Ghesquiere, Artistic Director of the Women’s Collection. Perayaan re-opening store ini semakin semarak dengan kehadiran Louis Vuitton squad yang terdiri dari para selebriti Indonesia. Mulai dari Reza Rahadian, Jessie Setiono, Dion Wiyoko, Kelly Tandiono, Arifin Putra, Velove Vexia, Joe Taslim hingga Julie Estelle, tampil menawan dalam balutan koleksi Spring/summer 2016 Louis Vuitton.

SAGGING JEANS

Tidak peduli berapa kali Anda mampu melakukan repetisi squat dan berhasil memiliki sepasang bokong indah, jangan pernah mengenakan jeans Anda di bagian bokong atau lebih rendah. Sagging jeans pernah menjadi sebuah gaya anti-authoritarian statement dalam kalangan geng di Los Angeles dan diciptakan oleh para pemusik hip-hop. Jeans harus tepat berada di pinggang dan jangan pernah memperlihatkan garmen yang Anda kenakan di bawahnya.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.