Dish for To g e t h e r n e s s

Chef Sezai Zorlu dari Warung Turki dan Turkuaz berbagi cinta melalui sebuah hidangan istimewa

Augustman (Indonesia) - - Compliments From The Chef - TEKS MAXIMILLIAN SAMUEL PUJI FOTO WILLIE WILLIAM LOKASI TURKUAZ, JAKARTA

KUZU INCIK HUNKAR BEGENDI atau jika dideskripsikan dengan Bahasa Inggris adalah lamb shank with chargrilled eggplant purée membawa kembali kenangan masa kecil. Aroma lezat yang khas tercium dari kejauhan ketika nenek saya di kampung halaman memasaknya, demikian diungkapkan oleh Chef Sezai Zorlu. Inilah menu yang menyatukan keluarga. Dimasak dengan penuh cinta oleh nenek saya, disajikan bagi seluruh anggota keluarga besar. Membawa kami, anak-anak dan cucu-cucunya berkumpul di hari Sabtu untuk mencium tangan kakek saya, meminta berkat darinya. Sebuah tradisi menghormati orangtua yang barangkali telah ditinggalkan oleh generasi saat ini. Kini saya melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan nenek saya dalam membuat menu ini, yaitu dengan menggunakan bahan-bahan dan rempah-rempah yang sama seperti yang digunakan nenek saya, juga metode pengolahan yang sama. Lamb dimasak selama enam hingga tujuh jam, menjadikannya sangat lembut hingga mudah terlepas dari tulang. Kaldu yang dihasilkan dicampur dengan pasta tomat homemade sebagai sauce. Sementara eggplant yang telah dichargrilled – memberikannya sentuhan smokiness, dikupas, dicacah, dan kemudian dicampur dengan mentega, susu, dan keju mozzarella, menjadi purée yang thick dan rich sebagai base- nya.

Belilah sebotol aguardiente, sejenis spirit yang juga disebut “Fire Water”. Ini adalah minuman nasional Kolombia, setiap perayaan apa pun di Kolombia tidak lengkap tanpa minuman ini. Bahan utamanya terdapat di dalam caipirinha. Ada banyak varian minuman ini di Amerika Selatan namun versi Kolombia terbuat dari tebu yang di- brew dengan tambahan anise.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.