S t r e a mli ne Moder ne

Melihat semangat Art-deco dalam koleksi terbaru Vacheron Constantin, pionir

Augustman (Indonesia) - - Brand S Tory - TEKS ALDO FENALOSA FOTO DOK. VACHERON CONSTANTIN

BUKAN HAL YANG MUDAH UNTUK BERHASIL KONSISTEN DI DALAM RANAH HOROLOGY. Meski arloji merupakan aksesoris yang lazim ditemukan di dalam kehidupan sehari-hari sejak masa lalu, namun manufaktur maupun watchmaker yang terus bertahan untuk menciptakan jam tangan sesuai konsep Swiss watchmaking tidak teramat banyak.

Vacheron Constantin sejak 2,5 abad silam merupakan salah satu manufaktur yang masih konsisten mengusung konsep Swiss watchmaking dalam setiap seri arlojinya. Banyak pencapaian Vacheron Constantin yang menjadi penting dan ikonik dalam perkembangan dunia arloji dari masa ke masa.

Salah satunya yang paling sulit luput dari ingatan adalah tentang desain tonneau, dimana bentuk case pada arloji menyerupai lekuk sebuah barrel. Desain ini diperkenalkan pertama kali oleh manufaktur itu dalam koleksi jam tangan yang dirilis tahun 1912.

Tahun ini dalam usia yang genap 260 tahun di ranah horology, Vacheron Constantin merilis seri bertajuk Malte. Seri ini dibuat dari inspirasi atas semangat Art-deco yang menjadi perlambangan atas tradisi dan pencapaian di masa lalu. Manufaktur ini juga ingin memunculkan makna “Old Elegance” dalam seri terbarunya.

Seri Malte dihadirkan dengan dua desain, yakni Malte Moon Phase & Power Reserve dan Malte Tourbillon Openworked. Keduanya tampil dengan visual indah berwarna pink gold. Tonneau-shaped masih menjadi andalan Vacheron Constantin untuk desain case seri ini. Pada Malte Moon Phase & Power Reserve, panjang tonneau-shaped case mencapai 48,10 milimeter dan memiliki lebar 36,10 milimeter. Sedangkan ketebalannya mencapai 10,49 milimeter. Kristal safir menjadi penutup bagian case ini.

Calibre 1410 menjadi “otak” arloji ini. Di bagian dial, indikator moon phase diletakkan pada area angka 8 dan angka 9, sedangkan indikator power reserve diposisikan pada area angka 10 dan 11. Strap berbahan utama brown alligator leather menjadi pelengkap keindahan heritage khas Vacheron Constantin.

Pada seri Malte Tourbillon Openworked, manufaktur asal Swiss itu menawarkan nuansa hight culture watchmaking. Selain menggunakan tonneau-shaped case, arloji ini menghadirkan visual yang clinical pada dial dan movement- nya. Konsep skeletonized dipilih sebagai penggambaran sebuah seni, memperlihatkan detail-detail tourbillion yang rumit namun kokoh di dalam case berukuran 38x48,24 milimeter. Calibre 2790 SQ menjadi penggerak secara manual winding. Dan ada sekitar 246 part dirangkai menjadi sebentuk kesatuan di dalamnya. Menghabiskan 540 jam untuk merampungkan mahakarya ini.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.