Hyundai Ioniq Electric Mengancam

Auto Bild Indonesia - - Road Test -

Hyundai tidak hanya merilis Ioniq sebagai mobil hybrid, tapi juga menghadirkan opsi dalam versi mobil elektrik murni.

Auto Bild sudah mencobanya. Dibanding versi hibrida, motor listrik memberi respons lebih spontan saat berakselerasi, torsinya mencapai 295 Nm. Ia asyik untuk dikendarai dengan bobotnya yang hanya 1.495 kg.

Ioniq Electric juga dilengkapi fitur paddle-shift di balik kemudi setir. Seperti tidak perlu dilakukan, bagaimanapun mobil elektrik hanya mempunyai satu langkah gigi maju, tapi pengaturan ini semata-mata untuk memberikan dorongan kekua- tan dalam tiga tahap.

Siapapun ingin merasakan kualitas berkendara halus saat melintasi jalan perkotaan dan seolaholah tidak ingin berhenti.

Kemudian demi mendapatkan tambahan energi untuk deselerasi, hanya cukup menarik tuas paddle-shift di sebelah kiri. Ioniq akan melambat secara otomatis dan akan meregenerasi energi tambahan.

Hyundai mengklaim bahwa Ioniq mampu menempuh jarak hingga 280 km. Tapi selama kami lakukan pengetesan, sesuai yang tertera pada onboard computer dengan kapasitas baterai 14,3 kWh, ia hanya mampu berjalan sekitar 200 km jauhnya.

Fitur adaptive cruise control begitu meyakinkan. Dan itu akan berhenti ketika dalam situasi stop and go hingga benarbenar berhenti, dan itu akan berfungsi kembali jika lalu lintas berjalan lagi dalam waktu lima detik.

Pengenalan ciri dari Ioniq

listrik, gril tertutup dan warna perak

Selain tombol-tombol ini, sistem transmisi Ioniq Electric juga dilengkapi paddle-shift

Motor listrik memberi respons lebih spontan saat berakselerasi

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.