TOP STORY: JEEP GRAND CHEROKEE TRACKHAWK

Alih-alih membuat model baru untuk bersaing dengan rival-rivalnya, Jeep malah menyuntikkan steroid ke Grand Cherokee dan menjadikannya SUV terkencangnya saat ini

Auto Bild Indonesia - - Content - 4Penulis Purwandana Budyandaka :

SUV terkencang Paman Trump

Kami perkenalkan ini adalah Jeep Grand Cherokee Trackhawk. Tampilannya mungkin terlihat masih mirip dengan Grand Cherokee SRT. Namun, kami dapat meyakinkan Anda kalau ia bukanlah sekadar SUV berkemampuan off-road layaknya produk Jeep yang Anda kenal.

Mobil ini menjadi sarana bagi Jeep untuk sejenak melupakan usahanya meningkatkan efisiensi. Lupakan mesin Pentastar, ia dibekali unit 6.200 cc V8 supercharged yang menghasilkan tenaga terbesar untuk SUV produksi massal saat ini yakni 707 dk dan torsi brutal hingga 875 Nm!

Menurut klaimnya, di atas kertas Trackhawk mampu menyelesaikan akselerasi 0-100 km/jam dalam 3,5 detik dan mencapai kecepatan maksimal hingga 290 km/ jam. Figur sehebat itu tak didapat karena kekuatan mesinnya saja, ia terbantu oleh transmisi 8 percepatan dari TorqueFlite. Mobil ini juga dibekali fitur launch control untuk menunjang kemampuan akselerasi dari kondisi statis.

Tak lupa soal perbaikan bahan as kopel untuk menerjemahkan tenaga monster ini. Sebagai pionir dan pencetak standar bagi sebuah SUV, dengan perbaikan as kopel ini juga meningkatkan kemampuan lintas batas Trackhawk. Layaknya Grand Cherokee reguler, ia dilengkapi sistem penggerak empat roda Quadra-Trac dan limited-slip differential dengan transfer case satu percepatan. Performa sebrutal ini tentu harus dibarengi dengan kemampuan ekstra demi menghentikan lajunya. Untuk mengimbanginya, disematkan rem cakram berventilasi dua lapis sebesar 400 mm beserta kaliper 6 piston dari Brembo berwarna kuning di depan dan cakram 350 mm berventilasi berikut kaliper Brembo 4 piston yang juga berwarna kuning.

Beralih ke eksterior, versi Track- hawk punya ground clearance lebih rendah 1 mm dari Grand Cherokee reguler. Ada 7 lubang gril yang menjadi ciri khas Jeep masih terlihat menonjol. Ia semakin terlihat agresif dengan lampu utama bi-xenon dan DRL LED. Uniknya, lampu kabut justru absen di fascia Trackhawk. Hal ini berfungsi untuk mengoptimalkan sistem pendingin mesin tanpa mengubah keseimbangan mobil.

Pun begitu ketika ke interior, tak banyak yang berbeda dari segi desain. Hal baru dapat ditemukan di instrument cluster- nya, berupa driver information display (DID) berukuran 7 inci dengan tachometer yang terle- tak di tengah. Kemudian ada head unit layar sentuh 8 inci yang dapat menampilkan berbagai informasi soal performa Trackhawk. Sebagai pembeda dari versi reguler adalah jok kombinasi kulit Nappa dan suede berhias logo Trackhawk.

interior berlapis kulit Nappa dan suede dihiasi logo Trackhawk

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.