ROAD TEST: DUEL SUV TERBARU

MINI Cooper S Countryman Vs Nissan Juke 1.6 Turbo 4x4

Auto Bild Indonesia - - Content - Penulis: Lars Busemann, Manfred Klangwald Alih Bahasa: Danang Wasito, Stefanus Yoga

Waktu yang tepat, maksudnya adalah apa yang kita lakukan di tempat ini: Memiliki panjang 4,30 meter, bobot lebih dari 1,6 ton, penggerak all

wheel drive, transmisi otomatis 8 percepatan, dan ruang untuk ditumpangi satu keluarga? Belum ada sebelumnya, ini MINI Cooper S Countryman ALL4 baru. MINI sejatinya hanyalah sebuah nama.

Selamat datang di era dimana kini Countryman bisa dikatakan sebagai SUV yang ukurannya hampir sejajar dengan BMW X1. Bertenaga 192 dk dan setidak- nya dijual mahal 31.900 Euro (Rp 476,5 juta) untuk Maxi-MINI yang berhadapan dengan Nissan Juke yang sudah berumur 7 tahun. Dan disini adalah versi tertinggi, 1.6 DIG-T Nismo RS.

Dengan 13 cm lebih pendek, 170 kg lebih ringan, tapi menawarkan tenaga 22 dk lebih besar. Apakah pada akhirnya mahkota itu akan

direbut oleh Nissan Juke?

Kebanyakan orang berpikir bahwa penampilan adalah yang utama. Jika Anda menempatkan mereka bersandingan, MINI Countryman yang benar-benar baru terlihat hampir konservatif.

Ia terlihat seperti MINI lainnya yang bergaya retro sejak 2001. Tampangnya hanya sedikit lebih ‘arogan’ dan ia dibekali oleh lima buah pintu. Juke masih terlihat segar dan renyah – khususnya untuk Nismo RS dengan bodykit sporti. Namun, desain hanya sebuah selera. Kita akan membahasnya lebih spesifik.

Salah satu kejutan dari Cooper Countryman dapat ditemukan di bangku belakang: dari segala arah. Jadi nyaman dan lapang untuk diduduki, tidak ada pada MINI terdahulu. Mini? Belum ada sebelumnya, SUV ini benar-benar ramah untuk keluarga.

Dan anak-anak juga mungkin duduk di belakang dengan senang hati. Karena banyak ruang untuk mereka melakukan banyak aksi saat sang Ayah me-

masuki jalan yang berkelok-kelok.

Penumpang bangku belakang bisa ‘meluncur’ maju-mundur karena terdapat pengaturan

sliding. Namun, jok depan standar Cooper S Countryman sudah sporti, terasa ergonomis dan memberikan cengkeraman yang baik bahkan saat ‘terbang’.

Hal serupa juga bisa dirasakan

Bisa dikatakan SUV mini

yang sesungguhanya adalah Juke. Ia liar, kecil,

tidak bisa diatur dan sangat menyenangkan.

pada Juke, hanya berbeda khususnya di kursi pengemudi yang menggunakan Recaro. Selebihnya, ia berjalan seperti itu: Ia bersemangat menghadapi jalan berkelok maupun jalan yang lurus dan mulus.

Kemudian injak pedal gas sampai maksimal. Mesin mulai menjerit dan tak berhenti, menjadi salah satu ciri khas transmisi CVT. Suspensi kaku tidak memberikan guncangan berlebih, tapi pengemudi bisa merasakan apa yang terjadi di jalanan.

Daya dorongnya cukup besar, cakrawala mendekat dan terasa mantap. Sementara pada bagasi,

pada cardboard- nya dan kompartemen lacinya bergetar. Ya, terdengar ‘mengamuk’ dan nyaring!

Skenario akselerasi di jalan raya bebas hambatan mengingatkan pada sebuah pesawat. Dengan perbedaan sang pengemudi maupun kendaraan tidak lepas landas.

Jok Recaro seharga 1.500 Euro (Rp 22,4 juta) membekap badan lebih kuat daripada kursi MINI, seolah Nissan mampu menggabungkan antara seorang pria dan mesin.

Pengendalian Nismo RS mengarahkan dengan baik, serta sistem kemudi yang mudah dikendalikan. Hal itu berkat distribusi torsi variatif (Torque Vectoring) pada poros belakang, dan membuat SUV ini melaju stabil di tikungan. Di slalom, Juke bahkan lebih cepat dari MINI.

Bayangkan saja, berkendara dinamis selalu menjadi tema MINI. Dan tentunya, Cooper Countryman lebih unggul dari Juke: Rem MINI sedikit lebih baik, namun keunggulan terbesarnya terletak pada transmisi otomatis delapan percepatan lansiran Aisin yang terkoordinasi dengan luar biasa. Ia beraksi sangat sensitif terhadap pedal gas, sehingga langkah mengemudi selalu sigap.

Di lain sisi, transmisi CVT pada Juke sedikit lemah, terutama pada kecepatan yang lebih dari 160 km/jam. Tapi tenaga besar 214 dk hampir mampu mengompensasi efek kerja CVT.

Meski Nismo RS memakai CVT, bagaimanapun perpindahan gigi 8 percepatan bisa dirasakan dalam mode berkendara Sport serta

paddle-shift di balik kemudi setir. Kemudian soal suara mesin. Pada MINI memiliki perbedaan suara sesuai mode berkendara yang dipilih. Sedangkan Juke terdengar jujur saat berakselerasi. Jika pedal gas keduanya ‘dibelai’, dan mereka dibiarkan melaju, mereka tetap terdengar tenang. Tapi begitulah soal kemiripannya.

Terlihat jelas bagi Countryman bahwa dia adalah mobil yang lebih modern, besar, dan tampil percaya diri. Perubahannya halus, tubuhnya lebih kaku. Ia menawarkan ruang yang jauh lebih besar, kontras dengan Juke.

Dari sisi kualitas material dan pembuatannya jelas terlihat. MINI lebih bagus dan solid, sedangkan Juke terasa kasar dan kurang terkoordinasi.

Perbedaan selama tujuh tahun Nissan Juke berada dalam kokpit: tombol switch yang tersebar, fitur pengatur suhu, dan layar kecil dengan kualitas grafis awal tahun 90an. Poinnya, Juke belum mampu menandingi Countryman dalam soal fitur.

Tapi tidak ada mobil selain Nissan Juke Nismo RS: SUV yang seolah memiliki dua kursi, tampilan gahar, tenaga 214 dk, dan transmisi CVT. Rasanya tidak masuk akal. Tapi kita melakukannya semua dengan rasa gembira. Jadi setidaknya SUV Jepang masih memikat hati kami.

Nissan Juke 1.6 DIG-T Nismo RS 4x4 € 31 635 (Rp 472,6 juta) 211 dk

Kejutan kecil di MINI. Pengoperasiannya ternyata lebih mudah dibanding kesan awal. Memiliki kualitas tinggi

Mode Berkendara MINI

Dalam deretan instrumen, tiga mode berkendara bisa dipilih: Sport, Standard dan Green. Green diaktifkan untuk mode hemat bahan bakar

Sebagai mesin BMW yang terkenal: Tenaga sebesar 192 dk dihasilkan dari mesin bensin dua liter turbo

Perpaduan material yang kasar, sebagian tombol sulit dijangkau, dan unit multimedia

yang terkesan kuno

Dynamic Control System

Nismo RS: Terdapat pula tiga mode mengemudi. Sport, Normal dan Eco. Dalam mode Sport, transmisi CVT bekerja seolah memiliki delapan langkah percepatan. Selain bisa memilih antara penggerak depan atau all-wheel drive, pemilihan secara otomatis juga dapat dilakukan

1.600 cc turbo dari Nismo RS merupakan mesin yang juga dipakai oleh Renault Clio

RS Trophy

Juke beraksi dengan poin lebih: 170 kg lebih ringan di Nismo RS bahkan lebih lincah dari sang MINI yang aktif

Lebar 0,88 m

Pertarungan menjadi semakin sengit : Hanya 207-506 liter yang bisa diusung oleh kapasitas bagasi Juke. Hal ini membuat ia terdiskualifikasi sebagai kendaraan keluarga

Lebar 1,00 m

Tak pernah terbayangkan MINI begitu maxi: Bagasinya memiliki kapasitas yang impresif, yakni 450-1.390 liter. Bangku belakang juga bisa dilipat melintang

Bahan kulit di Cooper S: Miliki kabin mewah dengan tambahan biaya 1.990 euro (Rp 29,7 juta)

Pas untuk diaplikasikan: Jok Recaro mahal seharga 1.500 euro (Rp 22,4 juta)

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.