SUBARU ASCENT

SUV 7 penumpang pertam Subaru

Auto Bild Indonesia - - Content - 4Penulis: Aries Aditya Putra

Tiga tahun silam, Subaru baru saja ‘ menyuntik mati’ SUV besar mereka yang mampu mengangkut 7 orang penumpang, yakni Tribeca. Namun, pada gelaran Los Angeles 2016, Subaru justru kembali menghadirkan Viziv-7 Concept, atau kepanjangan dari ‘Vision for Innovation’. Mobil ini merupakan cikal bakal dari SUV tiga baris yang akan dilansir Subaru tahun ini.

Setahun kemudian, bertempat di New York Auto Show, Subaru kembali menghadirkan mobil konsep berbasis SUV tiga baris bangku yang desainnya sudah mendekati versi produksi massal. Mobil ini diberi nama Ascent Concept yang kabarnya akan menghadirkan versi produksinya di Los Angeles Auto Show tahun ini juga.

Mobil ini akan diproduksi di fasilitas milik Subaru yang terletak di Lafayette, Indianapolis, Amerika Serikat. Untuk sementara, mobil ini eksklusif hanya dijual untuk pasar Amerika Utara. Pada proyek ini, bahkan Subaru telah menginvestasikan dana AS$ 140 juta serta menambah 1.200 karyawan untuk bekerja di pabrik Lafayette.

Kabarnya Ascent akan menggunakan mesin 2.400 cc 4 silinder Boxer khas Subaru yang telah diberi turbo serta sistem injeksi langsung. Meski belum ada spesifikasi teknis perihal mobil ini, kabar baiknya adalah gerak empat roda khas Subaru akan tetap dipertahankan.

Subaru Ascent memiliki dimensi panjang 5.050 mm, lebar 1.989 mm serta tinggi 1.839 mm. Dengan dimensi sebesar itu serta

wheelbase yang mencapai 2.971 mm tentu saja akan menghadirkan keluasan bagi 7 penumpang di kabinnya.

Desain eksterior cukup menggugah, dengan DRL LED berdesain ‘Konoji’ yang menjadi ciri mobil terbaru Subaru. Perawakan tegas dari garis bodi dengan fender yang membesar semakin membuat mobil ini terlihat kekar dan siap menjelajah ke segala medan. Apalagi, pada versi konsep ini Ascent

menggunakan ban berukuran 275/50R21 yang membuatnya kian menjulang.

Konsep desain dari bagian eksterior ini Subaru menyebutnya sebagai ‘Dynamic x Solid’. Subaru Ascent akan menggunakan plat

form global yang baru menjalani debutnya tahun lalu, tentunya dengan sedikit modifikasi.

Yang Anda lihat ini memang masih mobil konsep. Jadi, jika Anda lihat ke bagian interior masih banyak panel yang menggunakan layar sentuh berukuran besar terutama untuk pengaturan AC hingga sistem hiburan di dalam kabin. Panel instrumen pun terlihat menggunakan layar TFT beresolusi tinggi. Bahkan, untuk pengaturan turun-naik kaca samping juga diatur melalui layar sentuh di panel pintu.

Paduan warna coklat dan putih di kabin membuat suasana kabin jadi terlihat luas sekaligus mewah. Jok tiga baris dengan model cap

tain seat di baris kedua akan memberikan kenyamanan ekstra bagi seluruh penumpang. Terlebih, mobil ini juga dilengkapi atap kaca berukuran jumbo yang membuat suasana kabin lebih terasa luas.

Jika Anda penasaran dengan versi produksi massalnya, mobil ini akan menjalani debutnya pada ajang Los Angeles Auto Show 2017 yang akan berlangsung 1-10 Desember 2017 di L.A Convention Center, Amerika Serikat.

Desain futuristis coba dihadirkan pada layar sentuh di tengah dasbor

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.