Intoleransi di Jalan Raya

Auto Bild Indonesia - - Mailbox -

Halo Auto Bild Indonesia, Saya sudah mulai membaca Auto Bild Indonesia sejak edisi pertama atau kedua. Seingat saya gambar cover-nya mobil Peugeot warna kuning. Sudah banyak yang diulas oleh majalah ini, bahkan menjadi referensi utama untuk menentukan pilihan dalam membeli mobil.

Seiring perkembangan politik saat ini, saya meminta Auto Bild juga sensitif terhadap isu intoleransi dalam perilaku berlalu lintas di Indonesia, khususnya Jabodetabek saat ini. Jamak terjadi di jalanan berlaku hukum rimba, siapa kuat dan berkuasa maka dia dapat menyingkirkan semuanya demi segelintir pengendara yang minta diprioritaskan.

Jabodetabek saat ini sudah menjadi kota sirine. Siapa pun seolah sah aja dengan menyalakan sirine dan lampu biru, merah atau kuning di jalanan untuk menyingkirkan pengendara lainnya.

Konyolnya sampai saat ini belum ada tindakan yang signifikan untuk menertibkan hal tersebut. Justru seakan menjadi perlombaan antar aparat dan oknum guna berlaku arogan di tengah kemacetan lalu lintas.

Di lain sisi, beberapa kali saya mendapati rombongan RI 1 yang justru lebih ramah kepada pemakai jalan lainnya. Tanpa banyak bunyi sirine dan tetap menggunakan lajurnya.

Tolong Auto Bild mengulas perilaku para oknum intoleran di jalanan serta upaya perbaikannya. Matur nuwun. G. E. Setiawan via email

Dear Setiawan, terima kasih atas loyalitasnya. Kami sangat bangga bisa berkomunikasi dengan salah satu pembaca setia Auto Bild Indonesia.

Kami sependapat dengan pendapat Anda mengenai intoleransi di jalan raya yang terjadi saat ini. Hal tersebut merupakan salah satu persoalan penting yang mesti segera dicari solusinya.

Usulan Anda menjadi masukan berharga buat redaksi. Semoga bisa diwujudkan segera dalam sebuah artikel liputan yang komprehensif. Terima kasih.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.