FIRST DRIVE: ISUZU MU-X 2.5 AT ROYALE

Another facelift

Auto Bild Indonesia - - CONTENT - 4Penulis: Ivan Casagrande Momot

Rasanya baru tahun lalu, PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) meluncurkan Isuzu MU-X Premiere sebagai varian teratas dari MU-X. Namun, kini label flagship itu resmi berpindah tangan dengan hadirnya varian teranyar Isuzu MU-X 2.5L AT Royale.

Sesuai namanya tidak ada yang berubah dari bagian mesin MU-X. Padahal kami berharap, jika model pamungkas ini akan menggendong mesin baru yakni unit 1.900 cc Ddi Blue Power.

Kubikasi mesinnya memang lebih kecil. Namun, ibarat “kecil-kecil cabe rawit”, mesin ini bisa menyemburkan tenaga 150 dk dan torsi 350 Nm. Lebih superior dibanding tenaga MU-X saat ini yang hanya 136 dk dan torsi 320 Nm.

Di samping itu, mesin diesel 1.900 cc tersebut diklaim 20% lebih ringan. Komposisi yang harusnya bisa melecutkan akselerasi MU-X jauh lebih baik dari sekadar angka 13,1 detik untuk parameter 0-100 km/jam. Bahkan bukan tidak mungkin bisa menghasilkan konsumsi BBM yang lebih irit.

Isuzu berdalih jika ada beberapa faktor teknis yang jadi pengganjal penerapan mesin baru. Paling utama ialah soal pembengkakan biaya jika mesin diesel 1.900 cc berstandar Euro IV dipaksakan “turun kasta” ke Euro II seperti yang berlaku di Indonesia saat ini. Lantas jika mesin tidak berubah, apa saja yang ditawarkan MU-X Royale seharga Rp 496 juta ini?

Paling utama tentu saja tambah- an fitur yang lebih lengkap. Model ini dilengkapi front corner sensor. Tambahan sensor di sisi kanan dan kiri bumper mampu memberi sinyalemen bunyi apabila saat menikung mobil terindikasi akan menabrak suatu obyek. Fitur ini ibarat pelengkap sebab MU-X standar sudah dilengkapi Hill Start Assist, rem cakram di keempat roda, kontrol traksi, ESC, ABS dan EBD.

Pembaruan lain cukup kentara saat masuk bagian kabin. Meski layout dasbor tidak berubah, ada beberapa detail yang disegarkan. Mulai dari grafis spedometer, sisipan ambient light, layar monitor tambahan berukuran 13 inci di langit-langit, sampai tambahan 2 port USB di baris kedua untuk menunjang mobilitas penumpang.

Duduk di kabin, Anda akan dimanja kenyamanan dari jok berlapis kulit yang ergonomis. Ruang kaki dan kepala terasa memadai. Tambahannya ialah pintu bagasi elektris yang memudahkan saat hendak menempatkan barang bawaan di kargo.

Beralih ke eksterior MU-X Royale. Terlihat beberapa komponen bodi yang berubah. Mulai dari DRL LED yang semula ada di bumper depan kini masuk di area lampu utama. Pun dengan kap mesin yang lebih tebal dan berotot. Bahkan Gril MU-X yang sebelumnya warna hitam ala carbon look dikembalikan bergaya elegan dan dilapis krom.

Catatan datang dari aplikasi desain pelek baru berukuran 20 inci. Diamati seksama pelek ini begitu khas pelek aftermarket bukan

OEM. Pun den- gan paduan ban 285/50 R20. Meski secara proporsi tampilan MU-X Royale terlihat keren, kami justru menyorot soal pengendaliannya yang kian limbung.

Putaran setir MU-X terasa berat dan tidak presisi terhadap pergerakan tangan. Pengendaliannya juga jadi limbung ketika kami coba masuk di tikungan dengan kecepatan sedang. Bahkan cukup mengoreksi bantingan MU-X yang asilnya empuk jadi sedikit keras.

Rasanya pelek sebesar itu dengan desain “blink-blink” yang menyolok, jadi tidak cocok dengan kodrat MU-X sebagai Big SUV yang juga dekat dengan dunia off-road. Namun, semua kembali kepada selera Anda masing-masing. u

Kamera 360 derajat jadi kelengkapan standar

Jok baris ketiga bisa dilipat rata lantai

Pintu bagasiasi sudah elektris

Jok kulit dengan suguhan posisi berkendara yang agak tinggi

Layar monitor 13 inci pelengkap hiburan bagi penumpang

Warna eksterior

baru Havana Brown Metallic

Pelek besar berukuran 20 inci

DRL kini menyatu di lampu depan

Masih mengandalkan mesin turbodiesel 2.499 cc 4 silinder

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.