TOP STORY: ROLLS-ROYCE PHANTOM

Kemewahan generasi ke-8

Auto Bild Indonesia - - CONTENT - 4Penulis: Stefanus Yoga

Phantom pertama kali diperkenalkan tahun 1925, dan hingga saat ini ia menjadi nama sebuah mobil paling abadi dalam sejarah otomotif. Generasi kedelapan Phantom ini dibuat dengan rancang bangun yang benar-benar baru. Juga merupakan Rolls-Royce pertama yang dikembangkan oleh BMW.

Kini, Phantom berada di platform aluminium spaceframe Rolls-Royce yang baru, yang secara resmi dijuluki “Architecture of Luxury”. Platform ini pula yang akan terus mendukung semua model Rolls-Royce mendatang.

Berkat rancang bangun baru, proses penyambungan bodi lebih presisi. Bisa dipastikan, hanya ada sedikit sambungan yang terlihat di antara panel bodi. Hal ini seolah membuat bodi Phantom seperti dipahat dari balok aluminium yang kokoh.

Meski sasis barunya lebih ringan, tapi Rolls-Rocye mengklaim bahwa Phantom kini 30 persen lebih kaku dari sebelumnya. Bobot totalnya yang saat ini 2.658 kg sebenarnya justru lebih berat.

Ini terjadi karena penambahan sejumlah bahan peredam suara untuk membantu mewujudkan ambisi Phantom sebagai mobil paling hening yang tak terbantahkan di dunia.

Jarak sumbu roda 140 inci se- dikit lebih kecil dari generasi sebelumnya. Sedangkan panjang keseluruhan 5.770 mm sebenarnya juga telah mengalami penyusutan sebesar 71 mm untuk versi wheel-

base standar. Sebagai info, versi extended-wheelbase juga akan ditawarkan seperti generasi sebelumnya.

Elemen suspensi sebagian besar terbuat dari aluminium, dengan suspensi udara yang dikontrol secara elektrik, roll bar aktif, dan peredam adaptif yang memberikan apa yang Rolls-Royce deskripsikan dengan sederhana sebagai Magic Carpet Ride-nya.

Sistem ini bekerja dengan menggunakan sebuah kamera pemindai jalan untuk mempersiapkan kinerja suspensi sebelum mobil bergerak melalui jalan yang bergelombang di hadapannya. u

Penambahan sejumlah peredam suara, menjadikannya mobil paling hening di dunia

Kabin super mewah dan nyaman

Menggunakan platform aluminium spaceframe yang dijuluki Architecture of Luxury

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.