AUTO FOCUS: BMW C650 GT

Kenyamanan motor setengah miliar

Auto Bild Indonesia - - CONTENT - 4Penulis: Stefanus Yoga

Hal pertama yang membuat kami berdecak kagum adalah impresi tampilannya. Dimensi bodi yang seperti jetski membuat kami hampir lupa jika ia merupakan skuter meski dengan embel-embel Maxi di depannya.

Ya, panjangnya saja 2.180 mm. Sementara lebarnya mencapai 877 mm yang membuat jok terasa sangat besar. Ini membuat kami semakin tidak sabar untuk mencobanya.

Begitu anak kunci kami putar ke posisi on, whindshield-nya secara otomatis naik sehingga memberikan kesan mewah dan canggih. Informasi yang disediakan MID di spidometer terbilang sangat lengkap.

Pengemudi bisa mengetahui tripmeter, average speed, fuel consumption, tanggal, indikator oli, bahkan hingga tire pressure monitoring system hadir di motor ini. Belum lagi hadirnya indikator ASC atau Automatic Stability Control serta pengaturan DRL.

Cukup sampai di situ? Ternyata masih banyak lagi pengaturan fitur yang disediakan di setang motor. Seperti auto headlamp on/off, ketinggian windshield secara elektris, hingga tersedianya pemanas di hendel kanan-kiri.

Jangan tanya soal kapasitas bagasi di bawah joknya. Ia sanggup membawa dua helm half-face sekaligus. Penahan joknya sudah menggunakan sok teleskopik sehingga Anda tak perlu susah meng- angkatnya.

Begitu duduk di joknya yang super lebar, terasa benar-benar nyaman. Namun, dengan jok selebar itu membuat kami dengan tinggi 168 cm mesti harus sedikit jinjit untuk menahan motor. Legroom-nya pun sangat luas, sehingga kaki mampu berselonjor dengan leluasa.

Oh ya, motor ini punya bobot yang sangat berat. Bayangkan saja, sebuah skuter memiliki berat hingga 249 kg. Ia bahkan lebih berat dibanding BMW 1200 GS yang hanya 238 kg.

Langsung saja kami nyalakan mesinnya. Mesin dua silinder segaris berkapasitas 647 cc ini, meski senyap tapi terdengar garang. Kami merasa, suara itu lebih terdengar

seperti mesin V-twin.

Torsi dengan angka 63 Nm memang terlihat besar. Sayangnya, torsi sebesar itu baru dicapai di putaran cukup tinggi, yakni 6.000 rpm. Membuatnya kurang responsif di putaran bawah.

Karakter tenaga seperti ini memang cocoknya untuk cruising di kecepatan menengah ke atas. Begitu sudah mencapai kecepatan 60 km/ jam ke atas, baru motor ini terasa responsif tenaganya.

Ban Metzeler dengan diameter 15 inci, agaknya terlihat kurang proporsional mengemban bodi sebesar ini. Meski demikian, ia punya tapak cukup lebar, yakni 120/70 di depan dan 160/60 pada bagian belakang.

Begitu sudah diajak menikung cepat atau meliuk-liuk, handlingnya terasa begitu mantap. Ini juga terjadi berkat penggunaan suspensi upside down berdiameter 40 mm di bagian depan.

Melakukan pengereman di mo- tor ini juga terbilang luar biasa. Dikawal dua cakram floating 270 mm di depan dan cakram tunggal di belakang serta sistem ABS dijamin membuat Anda percaya diri menghentikan motor dari kecepatan tinggi sekalipun.

Saat kami bawa ke medan rusak dan berpasir, beberapa kali indikator ASC (Automatic Stability Control) menyala di spidometer. Sistem ini bekerja dengan cara menghentikan transfer tenaga saat roda belakang kehilangan traksi. Gunanya, mengantisipasi selip untuk mengurangi resiko celaka.

Kami rasa ia akan sangat menyenangkan dipakai untuk turing j arak j auh. Selain karena tenaga besarnya, handling yang terbilang mantap di tikungan, posisi berkendaranya j uga sangat nyaman. Belum lagi fitur- fitur keamanan serta kepraktisan dalam membawa berbagai barang di bagasi. u

n Sebuah skuter yang dijual dengan harga lebih dari setengah miliar mungkin terasa berlebihan. Tapi, begitu merasakan pengendaraan dan kemewahannya, harga itu jadi masuk akal. Populasinya di jalanan yang sangat jarang juga menambah kesan eksklusif motor ini. SEKILAS PANDANG n Tersedia varian C 650 Sport yang dijual seharga Rp 536 juta n Ada 3 pilihan warna, yakni Frozen Bronze Metallic, Blackstorm Metallic, Lightwhite Uni

66

BMW Mesin:C 650647 cc , GT2 silinder segaris Tenaga maksimum: 60 dk/7.750 rpm Torsi maksimum: 63 Nm/6.000 rpm Seat height: 805 mm Ban depan: 120/70 R15 Ban belakang: 160/60 R15 Kapasitas tangki: 15,5 liter Harga: Rp 559.000.000 (on the road, DKI Jakarta)

Windshield dapat diatur secara otomatis

Selain DRL yang bisa diatur sebagai welcoming light, ia juga punya fitur lampu otomatis

Travel suspensi mencapai 115 mm

Dilengkapi socket 12V yang bisa digunakan untuk charging handphone

Lampu belakang full LED

Informasi di spidometer terbilang lengkap

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.