FUEL-CELL

Auto Expert - - Content -

Salah satu isu penting dalam masa depan otomotif tentulah keberadaan pengganti sumber energi baru pengganti bahan bakar fosil. Yang celakanya, perkembangan teknologi alternatif ini tidak banyak beranjak dalam 10 tahun terakhir. Hingga detik ini, baterai atau pun fuel-cell masih belum memiliki performa maupun kemudahan produksi layaknya dapur pacu konvensional.

Namun, bukan berarti hal tersebut membuat produsen lantas menyerah. Pengembangan dan perbaikan terus dilakukan. Fokus pengembangan dilakukan secara tiga arah. Meningkatkan terus efisiensi mesin konvensional hingga titik maksimal, perbaikan kapasitas dan bobot baterai serta mempersiapkan teknologi fuel-cell.

Ya, fuel-cell. Teknologi digadang-gadang sebagai solusi akhir masa depan kendaraan. Menggunakan hidrogen dari tangki penyimpanan dan menghisap oksigen dari udara. Hasil reaksi kimia antara hidrogen dan oksigen inilah yang menghasilkan arus listrik.

Salah satu produsen serius mengembangkan fuelcell adalah Toyota. Mulai menguji-coba SUV FHCV sejak 2002. Saat ini, teknologi fuel-cell Toyota diklaim telah mampu menghadirkan performa setara mesin bensin. Seperti jarak tempuh sejauh 700 km. Ini jauh di atas kemampuan mobil listrik.

Toyota sendiri telah menyiapkan sedan fuel-cell untuk mulai dijual secara terbatas tahun depan di Jepang, Eropa dan Amerika. Untuk menunjukkan kesiapannya, sampai mengundang Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe tengah untuk melakukan test drive.

Konon, versi produksi nanti akan dinamai Mirai. Dimana, versi konsepnya bernama FCV kebetulan tampil sebagai bintang utama di booth PT ToyotaAstra Motor di IIMS silam. Dikemas secara interaktif, pengunjung IIMS dapat melihat FCV Concept sekaligus mendapatkan informasi tentang cara kerja fuel-cell.

Jalan tentu masih panjang. Toyota masih harus mengatasi isu efisiensi produksi maupun ketersediaan jaringan SPBU Hidrogen. Setelah itu, barulah teknologi ini dapat dinikmati oleh seluruh pengguna mobil.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.