BMW i8

/

Auto Expert - - Content -

TAK HANYA TEKNOLOGI, POLA PIKIR PUN TERNYATA HARUS BERKEMBANG. EFISIENSI DALAM KONTEKS LAMA BIASANYA MENGURANGI UNTUK MENDAPATKAN HASIL LEBIH, TAPI SEKARANG UNTUK MENDAPATKAN KELEBIHAN, ANDA HARUS MENAMBAH ASET.

Pada tahun 2009, BMW sudah menyiapkan konsep mobil sport masa depan yang diberi nama Vision. Konsep ini menggaris bawahi visi Efficient Dynamics yang menjadi tujuan BMW di masa depan. Saat itu kami hanya mengagumi desain dan teknologinya, dan sama sekali tidak mengharapkan konsep ini akan menjadi model produksi.

Ternyata, BMW telah mengaplikasikan teknologi plug-in hybrid serta fitur canggih yang ada pada konsep Vision ke dalam model versi produksi yang diberi nama i8. Sebelum membicarakan i8 sebaiknya kita jawab dulu pertanyaan yang pastinya sudah muncul di benak Anda sejak awal membaca artikel Efficient Dynamics?

Efficient Dynamics adalah langkah nyata BMW untuk mengurangi penggunaan bahan bakar minyak dan emisi CO2. Dalam saat bersamaan juga meningkatkan performa dan driving pleasure dari semua lini modelnya. Pengaturan penggunaan energi lebih baik, konstruksi dengan bahan baku berbobot ringan, mengedepankan aerodinamis serta efisiensi mesin bisa diartikan sebagai mobilitas berkesinambungan dan telah menjadi standar di BMW Group.

Inovasi terbaru hasil dari visi Efficient Dynamics adalah tipe mesin baru, ActiveHybrid dan penggerak BMW eDrive. BMW I mengembangkan ide baru dalam electromobility menggunakan prinsip Efficient Dynamics sebagai

ini. What

is

dasar dan mengaplikasikannya dengan bantuan teknologi yang sudah ada saat ini.

i8 menjadi mobil sport model produksi BMW pertama yang menggunakan teknologi plug-in hybrid. Ya, kami sangat mengerti, Anda pasti menganggap mobil hybrid tidak memprioritaskan performa, tapi BMW menjadikannya inti dari i8. BMW membuktikan bahwa performa tinggi dan efisiensi bahan bakar bisa berjalan beriringan.

Seperti yang tadi sudah kami utarakan, BMW menamakan teknologi ini sebagai eDrive. Menggunakan kombinasi mesin bensin 1,5 liter 3 silinder segaris, TwinPower turbo yang juga digunakan oleh MINI terbaru untuk menggerakkan roda belakang dan motor listrik berkekuatan 131 dk (96 kW) untuk menggerakkan roda depan. Kombinasi ini menghasilkan sistem all-wheeldrive saat pengemudi menginjak pedal akselerasi dalam-dalam.

Tenaga yang dihasilkannya pun bukan isapan jempol, 362 dk (kombinasi) dan torsi 570 Nm (kombinasi). Perolehan ini setara atau bahkan melebihi tenaga dan torsi yang dihasilkan oleh beberapa supercar dunia. Tak heran jika i8 mampu melesat dari diam ke 100 km/jam hanya 4,4 detik saja.

Oh ya, plug-in hybrid berarti baterai untuk motor listrik bisa diisi secara terpisah dengan menggunakan outlet listrik eksternal. Tidak hanya mengandalkan regenerasi tenaga saja. Kombinasi mesin bensin dan motor listrik juga menghasilkan efisiensi bahan bakar sebesar 2,1 liter/100 km, atau setara 1:47,6 km/liter! Bedanya dengan mobil sport konvensional, sistem hybrid memberikan pengemudi torsi instan, tanpa turbo lag dan wheel spin saat pedal akselerasi di-kick.

SEMENTARA MULAI DARI DEPAN HINGGA BELAKANG, i8 MENGAMBIL BANYAK CIRI VISION. SEPERTI GARIS ATAP

DAN PINTU GUNTING DAN SEDIKIT CIRI DARI BMW M1. BAGIAN DEPAN DAN BELAKANG i8 JUGA DIBEKALI TEKNOLOGI

TERKINI.

Untuk mengurangi bobot, BMW menggunakan material ringan, kombinasi aluminium dengan serat karbon. Kombinasi ini membuat i8 memiliki karakter luwes namun tetap rigid dan minim gejala roll saat masuk tikungan tajam.

Sama seperti konsep Vision, i8 juga memiliki desain futuristic. Ia tak hanya baik secara estetika tapi juga fungsional. Seluruh bagian eksterior i8 menggunakan filosofi BMW I, yang menciptakan koneksi unik antara sustainability dan karakter premium. Pendekatan ini juga menggunakan konsep black-belt. Elemen desain black belt ini menjalar dari depan, melewati atap, terus ke bagian belakang. Oke fokus ke bagian belakang. Entah ini pendapat kami saja atau mungkin Anda juga, don’t you think i8 terlihat seperti baru saja menelan Porsche 911?

Sementara mulai dari depan hingga belakang, i8 mengambil banyak ciri Vision. Seperti garis atap dan pintu gunting dan sedikit ciri dari BMW M1. Bagian depan dan belakang i8 juga dibekali teknologi terkini. Lampu depan laser yang dikombinasikan dengan fitur BMW yang sudah ada pada model produksi lain seperti auto leveling dan auto high beam devider. Fitur ini secara otomatis membelah lampu dim saat berpapasan dengan pengendara dari arah berlawanan. Penggunaan laser, selain lebih terang juga meningkatkan daya pandang sebanyak 300 meter. Praktis visibilitas akan meningkat tajam.

Tampilan sporty eksterior BMW i8 dilanjutkan ke dalam interior. Semua yang terlihat di kabin i8 terbuat dari bahan ringan dan diposisikan secara dinamis. Hingga pelapisannya pun memperlihatkan bahwa semua itu berdasarkan fungsionalitas, bukan hanya estetika. Penggunaan bahan bobot ringan itu bahkan ditonjolkan pada beberapa bagian seperti serat karbon di sil pintu.

Karakter klasik sports car dan ciri driver oriented khas BMW ditampilkan pada kokpit i8. Konsol tengah dimiringkan agar condong ke pengemudi. Semua instrumen serta panel instrumen digital dengan sepasang display berukuran besar sangat mudah untuk dioperasikan. Semua penumpang juga memiliki posisi duduk rendah di atas jok yang juga terbuat dari bahan ringan, namun tetap menyediakan support yang sama dengan jok sport lain. Pengendali fitur iDrive diposisikan pada bagian tengah centre console, membuatnya menjadi pusat perhatian saat seseorang membuka pintu.

TAMPILAN SPORTY EKSTERIOR BMW i8 DILANJUTKAN KE DALAM INTERIOR. SEMUA YANG TERLIHAT DI KABIN i8 TERBUAT DARI BAHAN RINGAN DAN DIPOSISIKAN SECARA DINAMIS. HINGGA PELAPISANNYA PUN MEMPERLIHATKAN BAHWA SEMUA ITU BERDASARKAN FUNGSIONALITAS, BUKAN HANYA ESTETIKA.

Sama seperti model baru BMW lainnya, i8 juga dibekali oleh fitur pembantu pengemudi serta keselamatan terkini. Saat mendeteksi ada orang atau halangan di depannya, maka sistem city collision warning akan aktif dan secara otomatis mengaplikasikan rem dan mengurangi lajunya. Dengan catatan sebelumnya ia bergerak di kecepatan antara 10-60 km/jam.

Sistem collision warning menyediakan perlindungan dari kemungkinan terjadinya benturan dengan kendaraan di depan dalam kecepatan tinggi. Jika memang benturan sudah tidak lagi bisa dihindari, maka sistem ini tetap mengaplikasikan rem untuk mengurangi kerasnya benturan.

Sementara, sistem kamera menyediakan informasi sekeliling kendaraan, depan, samping dan belakang, lengkap dengan fitur object detection, menyediakan bantuan maksimal saat pengemudi melakukan manuver parkir.

Bagian yang paling rawan pada kendaraan hybrid, apalagi plug-in hybrid adalah posisi dari baterai lithium ion. Pada i8, posisi baterai ada di antara modul sistem penggerak, posisi paling ideal untuk melindunginya dari pengaruh lingkungan luar. Sistem pengatur udara panas dan dingin memastikan aliran udara stabil untuk mendinginkan dan atau menghangatkan baterai jika dibutuhkan.

Sistem Battery Guard memberikan bantuan dengan memonitor voltase baterai dan akan memberikan informasi kapan harus melakukan pengisian ulang di luar waktu biasa. Contohnya jika salah satu fitur kendaraan seperti lampu aktif terlalu lama. Dengan bantuan sistem ini maka tidak ada lagi energi yang terbuang percuma. Jika terjadi kecelakaan, baterai secara otomatis terputus dari semua sistem elektronik, termasuk motor listrik.

Hal ini memastikan tidak ada arus listrik yang tidak diinginkan masuk ke dalam kabin.

Performa mesin setara supercar, memiliki konsumsi bahan bakar efisien dan ramah lingkungan. Desain eksterior dan interior futuristis, fungsional sekaligus enak dilihat dan sistem pembantu mengemudi dan keselamatan paling canggih. Ya, inilah syarat utama mobil sport masa depan. Wait, masa depan? BMW i8 sudah menjadi model produksi, dan mulai dipasarkan di seluruh dunia. Ini artinya bukan lagi masa depan, atau masa depan sudah menjadi masa kini?

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.