THE FACT...

Auto Expert - - Movie -

• Di beberapa belahan dunia, ia punya nama panggilan yaitu Fireblade. Riding position lebih menunduk, untuk kesan lebih ‘agresif’. Meningkatkan kontrol, serta mendukung aerodinamika. Posisi footpegs dimundurkan 10 mm. Dimensi setang lebih lebar. Ujung setang (hand grips), sudutnya 1 derajat lebih rendah, dan 5 derajat lebih maju. Jok single-seater ramping, kokoh, serta ringan. Karena single-seater, bobot subframe belakang bisa dirancang dan dibuat lebih ringan. Suspensi depan-belakang Öhlins. Insinyur Öhlins bekerja sama dengan insinyur Honda melakukan pengembangan dan pengetesan khusus untuk CBR1000RR SP ini. Cylinder head, pistons, connecting rods, saluran masuk (intake), serta saluran gas

• buang, diredesain, dan dipetakan ulang (blueprinted). Tidak dilengkapi dengan ABS. Secara keseluruhan bobot CBR1000RR-SP terpangkas sekitar 11 kg. Desain windscreen direvisi, untuk meningkatkan aerodinamika pada kecepatan tinggi. Ban Pirelli Diablo Supercorsa SC Premium, punya peforma lebih baik ketimbang ban yang dipakai pada CBR1000RR non-SP. Ia punya ‘pondasi’ dan platform yang sama dengan CBR1000RRA versi jalan raya. Centre of gravity-nya sedikit dinaikan, membuat CBR1000RR SP lebih lincah saat ‘direbahkan’ ke kiri-kanan. Jok dari tanah lebih tinggi 4,2 mm. Ground clearance lebih tinggi 4,3 mm. Hasilnya, bank angle-nya lebih baik ketimbang versi non-SP.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.