THE CONSTRUCTORS

/

Auto Expert - - Motorsport -

Regulasi bebas Group 7 bagaikan madu mengundang ‘lebah-lebah’ konstruktor. Hampir semua nama besar balap sports car mencoba peruntungannya di arena Can-Am. Akan tetapi, sedikit berhasil mendulang prestasi. Hanya Lola, Chaparral, McLaren, Porsche dan Shadow berhak menempatkan dirinya dalam lingkaran pemenang Can-Am.

Mari mulai dari Lola, pemenang musim perdana Can-Am. Antara 1966 – 1967 mengandalkan T70 Mk.2 beratap terbuka. Tahun 1968 karir T70 digantikan oleh T160. Pasca T70, prestasi Lola di Can-Am terbaik hanya dibukukan oleh T260. Melalui juara dunia F1 3 kali Jackie Stewart, T260 berhasil meraih 1 kemenangan dan posisi ketiga season 1970. Iterasi terakhir adalah T310 berlaga tahun 1972.

Berikutnya McLaren. Dari sekian banyak McLaren terjun di Can-Am, keluarga M8 pantas mendapatkan sorotan tersendiri. Hadir dalam beberapa iterasi, M8 menjadi tulang punggung McLaren antara 1968 – 1971. Tim pabrikan menggunakan M8A, M8B, M8D dan M8F. Dimana, tersedia M8C dan M8E bagi tim pelanggan.

Seluruh keluarga M8 dari tim pabrikan menggunakan mesin Chevrolet V8 Big Block hadir dalam beberapa versi. Pada season 1968 7,0 liter 620 dk, 7,1 liter 680 dk tahun berikutnya, 7,6 liter 680 dk (1970), hingga 7,2 liter 700 dk (1971). Model terakhir diterjunkan adalah M20 bermesin 750 dk.

Beralih ke Porsche. Sebelum terjun dengan penuh angkara murka pada 1972, partisipasi Stuttgart di Can-Am seperti tidak serius. Tahun 1969

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.