TEST DRIVE – MERCEDES-BENZ S400 L EXCLUSIVE & E400 AMG

Mesin konfigurasi V6 berkapasitas 2.996 cc dipercaya untuk menopang kedua mobil ini,lantas apa bedanya?

Car & Tuning Guide - - Volume - ARIES ADITYA PUTRA/PHOTOS : ARTHAMIYA, ARIZONA/DESIGN: AARON

Ya, Mercedes-Benz E 400 AMG memang sudah cukup lama diluncurkan. Awal tahun ini menjadi jadwal peluncuran E-Class versi teratas. Mobil yang memiliki julukan ‘The Boss’ ini memiliki kelebihan dibanding E 200 Classic dan E 250 Avantgrade. Yang paling jelas kentara adalah dapur pacu yang ada di balik kap mesinnya.

Mesin V6 terbaru yang memiliki kapasitas 2.996 cc ini sudah disematkan dua buah turbocharger dan teknologi direct injection. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga 333 hp pada putaran 5.250-6.000 serta torsi maksimal di angka 480 Nm di 1.600-4.200 rpm. Tenaga ini disalurkan melalui transmisi otomatis 7GTronic.

Menariknya, PT MercedesBenz Indonesia juga meyematkan mesin ini pada mobil yang memiliki dimensi lebih besar yakni S 400 L Excutive. Ya, inilah seri S-Class entry level dan sudah mulai dirakit di pabrik Wanaherang, Bogor, Jawa Barat. Lantas apa bedanya?

Jawabannya tentu saja mudah. Ya jelas beda karena secara dimensi keduanya juga berbeda. Tapi lebih dari itu, pada S 400 L mesin V6 ini harus membopong mobil yang memiliki dimensi 5.246x1.899x1.494 mm dan bobot 1.995 kg. Sementara di mobil E 400 AMG mesin ini hanya terbebani bobot mobil 1.785 kg dengan dimensi 4.879x2.874x1.854 mm.

Jika secara dimensi sudah berbeda, secara akselerasi juga jelas berbeda. Untuk menempuh kecepatan 100 km/jam, S 400 L harus ditempuh dalam tempo 6,8 detik. Sedangkan mobil yang tadinya akan diperuntukkan bagi mobil menteri di era Presiden Joko Widodo ini 1,5 detik lebih cepat atau di angka 5,3 detik meski keduanya bisa melaju hingga kecepatan 250 km/jam maksimal.

Tak hanya mesin saja yang sama, tapi kedua mobil ini tentu memiliki kesamaan yakni sangat memanjakan penumpang yang duduk di jok belakang. Meski secara kasta dan profil orangnya sedikit berbeda tentunya.

Mobil seharga Rp 1,269 miliar ini memiliki beberapa fasilitas bagi penumpang belakang. Sebut saja rear seat entertainment, terdapat dua monitor yang terpasang di head rest jok depan. Sebagai sistem suara, MercedesBenz mempercayakan pada speaker Harman Kardon Logic 7 demi memanjakan penumpang menikmati hiburan yang ada.

Tak hanya dari head unit saja Anda bisa memutar CD yang bisa dimasukkan sebanyak 6 keping. Di bagian belakang, tepatnya di tengah antara penumpang belakang juga terdapat slot untuk memutar CD. Untuk menikmati sinar rembulan malam hari sambil mendengarkan musik

Tampilan belakang E 400 AMG terlihat sporty. Sayang, para pembantu Presiden Joko Widodo gagal merasakan duduk di mobil ini.

Performa S-Class tak kalah dengan E 400 AMG. Pada seri S-Class jelas lebih mewah dengan balutan kulit warna silk beige.

Panel meter S 400 L menyerupai tablet berlayar datar.

kesukaan, mobil ini juga dilengkapi electric panoramic sliding sunroof hingga ke penumpang belakang di atas jok yang dilapis kulit berwarna hitam.

Lain lagi untuk penumpang S 400 L. Orang yang duduk di jok belakang mobil seharga Rp 2,379 miliar ini lebih dimanjakan. Jok yang dibalut kulit berwarna silk beige akan memberikan aura luxury pada siapa pun yang duduk di atasnya. Sama halnya dengan versi E 400 AMG, rear seat entertainment system juga ada di mobil ini. Hanya saja, tatanan suara akan lebih nikmat berkat speaker lansiran Burmester. Pada S 400 L, monitor untuk penumpang belakang sudah dilengkapi TV tuner digital.

Penumpang juga semakin dimanjakan karena di bagian tengah jok belakang terdapat cooler box yang bisa menampung beberapa botol minuman. Namun fitur ini hanya bisa ditemui pada mobil berstatus built up, sementara versi CKD tak lagi disematkan cooler box.

Tak hanya itu, S 400 L juga memperkenalkan teknologi terbaru yakni chauffeur package. Fitur ini mampu memberikan ruang lebih lapang untuk penumpang yang duduk di jok belakang. Jok penumpang depan dapat dimajukan secara otomatis sejauh 77 mm, yang akan memberikan pengalaman berbeda ketika duduk.

Selain itu, semua jok sudah dilengkapi suspensi pegas pullmaflex dan sisipan karet yang dilapisi busa. Pastinya akan membuat semua orang yang duduk akan merasa nyaman. Jok depan dan belakang juga dapat disesuaikan secara elektronik dan terdapat fitur memory function untuk merekam posisi duduk yang nyaman.

Sedan premium ini juga telah adopsi fitur Air Balance. Fungsinya, fitur ini dapat memberikan empat pilihan aroma wewangian yang dapat disebarkan secara otomatis melalui pendingin ruangan sesuai suasana hati dan selera.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.