Full Time 4x4 System TIGA MODE UNTUK SEGALA MEDAN

Car & Tuning Guide - - First Drive -

Full Time 4x4 System membuat pengemudi Fortuner tak perlu mengaktifkannya untuk melaju dengan gerak empat roda. Meski demikian, tetap tersedia tuas transfer untuk mengatur penggunaannya.

Sebelum masuk ke mode penggunaan, perlu diketahui bahwa drive train di Fortuner 4x4 ini memiliki beberapa komponen dalam rangkaiannya. Yaitu transmisi 4-speed Super ECT, center differential with TORSEN LSD (Torque Sensing Limited Slip Differential) Center, , serta differential depan dan belakang.

Center differential with TORSEN LSD (Torque Sensing Limited Slip Differential) Center berfungsi mengatur distribusi tenaga ke poros depan dan belakang beserta sistem locking. Sementara transfer case berfungsi mengatur perbandingan gigi rasio tinggi dan low gear ratio untuk off-road.

Dalam kondisi normal saat mobil digunakan di aspal, country road, atau light gravel termasuk pada kecepatan tinggi tempatkan tuas transfer di posisi H (High). Dalam mode ini differential tengah dalam posisi terbuka dan porsi tenaga akan tersalur ke roda sesuai traksi yang dideteksi oleh differential.

Saat hendak menempuh medan off-road medium yaitu pasir, lumpur, dan gravel, posisikan tuas transfer di HL (High-Lock). Pada mode ini differential tengah akan berada dalam posisi terkunci dan tenaga akan disalurkan dengan perbandingan yang tetap ke poros depan dan belakang.

Pada kondisi off-road ekstrem dan mobil harus merayap, fungsikan mode LL (Low-Lock). Sama seperti mode HL, central differential berada dalam locking position namun bedanyatransfer case akan berpindah ke low gear. Dengan begitu roda akan mendapatkan torsi lebih kuat pada kecepatan rendah. Mobil akan merayap saat melakukan pendakian ekstrem, atau menembus pasir lembut dan lumpur tebal.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.