TEST DRIVE – NEW MAZDA6

Fitur canggih i-ACTIVSENSE membantu pengemudi agar berkendara tetap aman selama perjalanan

Car & Tuning Guide - - Volume - ARIES ADITYA PUTRA/PHOTOS: ARTHAMIYA/DESIGN: AARON

Tak bisa dipungkiri, keamanan berkendara selama perjalanan saat ini jadi hal yang paling krusial. Semakin padatnya kendaraan di jalanan, ditambah banyak pengemudi yang memiliki skill pas-pasan menuntut pengemudi untuk cakap dalam mengemudikan mobil. Tapi, manusia tentu ada batasnya, untuk itu teknologi diciptakan demi mempermudah tugas manusia melakukan berbagai macam hal. Termasuk kegiatan mengemudi.

Mazda menjawab tantangan zaman dengan menghadirkan mobil-mobil yang memiliki fitur canggih, termasuk yang disematkan di New Mazda6. Di Indonesia, pada semester pertama tahun 2015 mobil ini sudah mengalami sedikit improvement yang membuatnya menjadi yang terdepan di kelas big sedan. Utamanya dari fitur yang diusung.

Walaupun sebelumnya New Mazda6 sudah disematkan fitur i-ACTIVSENSE, tapi kini fitur itu lebih diperlengkap. Tujuan utamanya tentu membuat berkendara jadi lebih aman dan pastinya akan memanjakan pengemudi.

Masuk ke kabin, ada penampilan berbeda dari Mazda6 sebelumnya. Ruang kabin kini mengesankan Anda seperti sedang berada di cockpit. Utamanya ketika Head Up Display (HUD) terbuka ketika tombol power Anda tekan. Pada Head Up Display, memberikan beberapa informasi berupa kecepatan kendaraan, serta indikator Lane Departure Warning System (LDWS). Begitu juga ketika Anda mengaktifkan fungsi navigasi, akan ada arah navigasi di HUD tersebut.

Tanpa berkenalan lebih lama, saya pun langsung mengarahkan New Mazda6 berwarna Soul Red Metalic ini menuju jalan bebas hambatan untuk mencoba beberapa fitur baru dari i-ACTIVSENSE. Sebelumnya New Mazda6 hanya dilengkapi fitur LDWS. Tapi pada unit improvement ini, LDWS bekerja sama dengan Lane-Keep Assist System (LAS). Fungsi dari fitur baru ini membantu pengemudi tetap melaju di lajur yang benar. Bila LDWS hanya memberikan peringatan melalui suara serta gambar pada HUD, sementara LAS tugasnya lebih aktif.

Sesuai namanya LaneKeep Assist System, fitur ini akan menjaga posisi mobil pada lajur yang benar. Jadi ketika pengemudi ada indikasi berkendara sedikit melenceng dari lajur yang seharusnya secara tidak sengaja, maka lingkar kemudi akan digerakkan ke arah yang berlawanan hingga mobil mengarah ke posisi yang aman. Namun ketika lingkar kemudi memang digerakkan secara sengaja untuk berpindah lajur, otomatis sistem tidak akan merespon gerak setir ke arah berlawanan. Sekadar informasi, kedua fitur ini baru bisa berfungsi ketika kecepatan mobil di atas 60 km/jam.

Ada lagi fitur baru yang ada

di New Mazda6 yaitu Drive Attention Alert (DAA). Fitur ini akan aktif ketika Anda sudah melaju dengan kecepatan lebih dari 65 km/jam selama kurang lebih 20 menit, maka Forward Sensing Camera akan membaca perilaku berkendara Anda. Jika terdapat gejala kelelahan pengemudi, misalnya mobil melenceng dari marka jalan secara tidak sengaja, maka MID akan mengeluarkan indikator secangkir kopi yang artinya Anda disarankan untuk istirahat. Sayangnya, berhubung kami tidak melakukan perjalanan jauh, jadi fitur ini tidak aktif ketika kami berkendara.

Fitur i-ACTIVSENSE lainnya yang juga sangat memanjakan pengemudi yakni Smart City Brake Support (SCBS). Sesuai

namanya, fitur ini baru bisa berfungsi ketika mobil berjalan di perkotaan. Salah satu syarat fitur ini bisa berfungsi yakni kecepatan mobil diantara 4-25 km/jam. Dengan bantuan sensor yang ada di kaca depan, fitur ini secara otomatis menghentikan mobil ketika ada objek di depan yang berhenti secara mendadak meskipun pengemudi tidak menginjak pedal rem sekalipun. Tentunya sangat membantu agar terhindar dari tabrak objek di depan.

Tak hanya itu, SCBS juga berfungsi ketika Anda sedang parkir mundur yang diberi nama SCBS-Reverse. Ketika kecepatan mobil antara 2-8 km/jam dan sensor mundur membaca objek sudah terlalu dekat tapi pengemudi tidak juga menginjak rem, maka secara otomatis rem akan berfungsi agar terhindar dari benturan. Awalnya kami sedikit ragu untuk mencoba fitur terakhir ini. Sebab bila fitur malfungsi maka otomatis bumper akan ‘mencium’ mobil lain. Beruntung mobil bisa berhenti dengan sempurna.

Lain lagi dengan fitur keselamatan pasif Rear Cross Traffic Alert (RCTA). Ketika Anda dalam kondisi ingin keluar parkir dalam kondisi mundur, namun ada mobil di belakang yang akan melintas, maka akan terdapat alert dan diikuti indikator di spion dari arah mobil melintas. Cara kerjanya mirip dengan fitur Advance-Blind Spot Monitoring System (A-BSM) ketika mobil bergerak maju.

Fitur canggih yang bisa kami rasakan sangat membantu lainnya yakni penggunaan Adaptive LED Headlamp (ALH) saat perjalanan malam hari. Headlamp New Mazda6 terdiri dari beberapa LED yang memiliki arah sendiri-sendiri. Fitur ini sebenarnya juga sudah terdapat di Mazda CX-5 dan All New Mazda2.

Fitur yang memanfaatkan Forward Sensing Camera ini memiliki 3 fungsi utama. Seperti Wide-Range Low Beam, GlareFree High Beam, dan Highway Mode. Cara gunakannya cukup putar tuas lampu di posisi auto dan tekan ke bawah posisi dim (lampu jauh). Dengan begitu, Anda tak perlu lagi repot memposisikan tuas lampu karena semua akan diatur oleh komputer.

Fungsi pertama yakni WideRange Low Beam ketika Anda berjalan di perkotaan tak lebih dari 40 km/jam. Terdapat LED di bagian samping yang menyala untuk mendapatkan jangkauan visibilitas yang lebih lebar yang membuat Anda lebih mudah melihat objek ketika melewati persimpangan.

Begitu kecepatan lebih dari 40 km/jam, fungsi Glare-Free High Beam akan aktif. Begitu terdapat mobil dari lawan arah ataupun ada mobil di depan kita, secara otomatis sebagian LED yang menyorot ke arah mobil depan atau berlawanan akan mati sementara. Sehingga tidak menyilaukan pengendara dari depan atau lawan arah.

Dan fungsi terakhir yakni Highway Mode. Sesuai namanya, fitur ini berfungsi ketika mobil crusing dengan kecepatan di atas 95 km/jam. Mode ini akan memberikan pengemudi visibilitas yang cukup jauh saat di jalan bebas hambatan karena sudut lampu utama dibuat lebih naik sehingga jangkauannya lebih jauh

Kalau sudah begini, rasanya sayang jika Anda melepaskan semua fitur memanjakan ini ke sang sopir.

Head up Display memberikan informasi kecepatan mobil, navigasi serta fitur Lane Departure Warning System.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.