McLAREN 570 S

Car & Tuning Guide - - News - ADITYA P SIREGAR/PHOTOS: ADLISAL

Mendengar nama McLaren dan melihat logonya, rasanya sulit untuk tidak membayangkan aksi Ayrton Senna, Mika Hakkinen, hingga Fernando Alonso di arena Formula One. Padahal sejatinya, saat ini McLaren tidak hanya eksis di arena F1. Melainkan juga aktif sebagai produsen sports car.

Pernah menggetarkan dunia dengan hypercar McLaren F1 pemecah rekor kecepatan mobil produksi dengan 386 km/jam. Juga sebagai partner Mercedes- Benz dalam pengembangan SLR McLaren. Meski benar-benar tampil serius ke permukaan sejak meluncurkan MP4-12 pada 2011.

Saat ini, model keluaran McLaren dapat dibagi menjadi tiga keluarga. Tertinggi adalah Ultimate Series berisikan hypercar P1. Berikutnya Super Series terdiri atas model-model berbasis 650 S. Dan sebagai “kelas pembuka”, Sport Series dengan model 570 S. Dimana, sang model terkini baru saja diluncurkan secara resmi di Tanah Air pada Kamis (14/4).

“Sport Series menandai babak baru bagi McLaren, karena untuk pertama kalinya kami berkompetisi di segmen benar-benar baru,” ucap George Biggs, Head of Sales Operations McLaren Asia Pacific.

McLaren 570 S hadir dengan sasis MonoCell II dan dipersenjatai mesin 3.800 cc twin turbo 562 dk. Akselerasi 0-100 km/jam dituntaskannya hanya dalam 3,2 detik dengan kecepatan puncak sanggup meraih 328 km/jam.

“Ini merupakan sports car terjangkau yang sempurna untuk penggunaan sehari-hari,” promosi Irmawan Poedjoadi, CEO McLaren Jakarta. Di Indonesia 570 S dijual dengan harga 530 ribu dolar AS (off-the-road).

Tidak hanya 570 S, versi teratas P1 GTR pun akan segera hadir di Tanah Air. “Indonesia termasuk negara beruntung mendapatkan P1 GTR. Australia saja tidak mendapat jatah,” tutup Anoop Arjun, Regional Sales Manager McLaren Automotive.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.