TEST DRIVE – HONDA ALL NEW CIVIC TURBO

Sebelum membenamkan pedal gas dalam-dalam, camkan dalam benak Anda bahwa ini adalah sedan eksekutif. Ini bukan Civic Type R...

Car & Tuning Guide - - Volume - ADITYA P. SIREGAR/PHOTOS : AYUB WASKITA, ADLISAL

Satu kata muncul dalam benak saat melihat Civic generasi X adalah ‘sporty’. Dengan siluet bodi layaknya coupé, lampu depan besar dipadu bumper berkesan agresif, siapa pun dijamin akan langsung terpesona melihat penampilan Honda Civic generasi X.

Desainnya terbilang progresif, kalau tidak mau disebut futuristis. Meski progresif, kegantengan Civic baru terbilang absolut. Maksudnya, Anda takkan menemukan perlawanan dari lawan bicara ketika menyebut kegantengannya. Tak heran, unit tes kami berwarna Cosmic Blue Metallic menjadi magnet di tengah-tengah kemacetan lalu lintas Ibukota.

Suasana kabin terbilang modern, meski tidak sedramatis tampilan eksterior. Desain dasbor lurus-lurus dengan panel instrumen mengingatkan kami akan antar-muka dalam lm “Tron: Legacy”.

Karakter sporty terasa semakin kental dengan posisi duduk rendah untuk standar sedan. Bagi pengemudi, tersedia pengaturan jok elektrik 8 arah untuk menemukan posisi pas. Tetapi keleluasaan ini tidak dimiliki penumpang depan. Pengaturan jok mekanisnya hanya maju-mundur, sehingga kesan tenggelam akan dirasakan penumpang dengan tinggi badan di bawah rata-rata.

Sebagai sedan menengah, kelegaan kabin belakang relatif melimpah. Dengan jok depan diisi orang setinggi 175-180 cm, masih tersisa ruang lutut lebih dari cukup. Belum menyentuh sandaran jok depan. Membuat Civic pas menjalankan tugasnya sebagai sedan eksekutif yang pemiliknya sering menggunakan jasa sopir.

Okay, cukup basa-basinya. Mari merasakan seperti apa esensi dari Civic terbaru. Inilah Honda pertama di Tanah Air yang dilengkapi tren teknologi mesin terkini. Mari berkenalan dengan lebih intim dengan Honda Civic 1.5 Turbo.

Paduan VTEC dengan turbo mampu mem-boost tenaga maksimum unit 1.500 cc 4 silinder menjadi 173 ps. Ditambah torsi maksimum 224 Nm diraih pada putaran serendah 1.700 rpm. Menjadikan Civic 1.5 Turbo sebagai sedan paling bertenaga di kelasnya.

Dengan penampilan se-sporty ini, tidaklah salah jika ada orang memiliki ekspektasi lebih pada performa. Apalagi, pengalaman bersama Civic Type R berdaya 310 ps milik importir umum beberapa waktu silam begitu

berbekas. Agar tidak salah persepsi, mari mengembalikan Civic generasi X ke konsep asalnya.

Patut diingat ini adalah sedan menengah ditujukan bagi kaum eksekutif yang umumnya berusia 30-40-an tahun. Artinya, sejak awal Civic dirancang untuk menghadirkan dengan standar kemewahan dan kenyamanan khas sedan menengah.

Belum lagi kehadiran turbo sebagaimana tren saat ini sebagai penunjang e siensi. Ide dasar turbo abad ke-21 adalah bagaimana membuat mesin berkapasitas kecil mampu menghasilkan daya ekstra dengan konsumsi bbm see sien mungkin. Bukan murni peranti pendongkrak tenaga. Ditambah kehadiran transmisi CVT ultra-halus yang jelas-jelas berbanding terbalik dengan

karakteristik sport.

Akibatnya, mesin seperti tidak diizinkan ‘bernapas’ dengan bebas. Seperti tertahan ketika ingin memuntahkan segala potensinya. Lupakan entakan tubuh ala dragster karena akselerasi dilakukan Civic Turbo dengan relatif halus. Sensasi ‘turbo boost’ muncul akibat menyalaknya rumah keong pun nyaris tidak terasa.

Walau begitu jangan ragukan performanya. Dalam sesi drag race diselenggarakan pada media test drive Mei silam, Civic Turbo mampu membukukan waktu 15 detik untuk 0-402 m. Data RaceLogic kami menunjukkan akselerasi 0-100 km/jam secepat 7,9 detik. Angka ini jelas unggul dari Corolla Altis 1.8 (11,0 detik), bahkan lebih cepat dibandingkan Golf 1.4 TSI (8,2 detik).

Konsep Earth Dream Technology terbukti dengan konsumsi bbm dibukukannya. Untuk rute Sunter-Sentul Selatan, tidak sulit bagi MID Civic menunjukkan konsumsi bbm rata-rata 15 km/liter. Dipadu kemacetan pagi hari pun angka ini hanya drop ke kisaran 12-13 km/liter.

Rilis resmi Honda menyebut sasis Civic baru lebih kaku 25 persen dibandingkan pendahulunya. Namun mohon melihat dari kacamata sedan eksekutif. Tolong dicatat, walau penampilannya begitu sporty, ini bukanlah Civic Type R. Artinya, unsur kenyamanan mendapatkan prioritas dalam setelan suspensi.

Saat memutar kemudi, Anda takkan merasakan perbedaan dari memutar kemudi CR-V. Pun ketika melaju dengan kecepatan tinggi, kurang memberikan masukan berarti tentang kondisi permukaan jalan ataupun apa dirasakan ban. Karakter sedan menengah juga membuatnya terasa seperti tidak mengigit jalan ketika diajak menikung ekstrem. Stabil, namun kurang memberikan rasa percaya diri.

Mohon tidak salah paham. Civic baru adalah mobil hebat. Penampilannya mampu menarik perhatian banyak orang dan mengangkat simbol status pemiliknya. Akomodasi dan kenyamanannya juga dirasa pas bagi aktivitas sehari-sehari seorang eksekutif manajemen senior. Fitur kemewahannya lengkap, termasuk kehadiran head unit model baru berlayar 7 inci dengan kemampuan pairing dengan smartphone Anda.

Ia juga bisa diajak bersenangsenang sedikit di jalan. Dengan catatan, benamkan dalamdalam di benak Anda bahwa ia bukanlah Type R....

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.