Manthropology

Cosmopolitan (Indonesia) - - ONLY IN COSMO -

power players “Wanita yang saya temui di Tinder tahu apa yang ia inginkan, dan tak pernah takut ketika menghadapi tantangan di kantor. I just love it.” - David, 28 tahun.

“Princess Leia adalah tokoh wanita pertama yang membuat saya jatuh hati – and she is the ultimate badass!” - Gerald, 29 tahun.

“Saya bertunangan dengan si dia karena ia wanita yang cerdas juga ia mencintai pekerjaannya sebagai engineer walau tahu ada lebih banyak lelaki di pekerjaan tersebut.” - Chris, 26 tahun. past (i’m) perfect Terkadang, pria membutuhkan waktu – seperti, satu dekade? – untuk menyesali kekeliruannya. Berikut adalah beberapa pengakuan pria soal kencan yang mereka sesali. Oleh: Adam Pally

Saat kencan, saya tak menyadari bahwa burger yang saya pesan ternyata berisi banyak bawang bombai. Karena sudah lapar, saya pun tetap menghabiskannya. Ketika kami berciuman di akhir kencan, si dia mendorong saya menjauh dan berkata, “Ugh, mulutmu bau!”. Major turn-off. - Mario, 28 tahun. Saya mengajaknya ke taman bermain di kencan pertama. Karena cuacanya panas, saya pun memakai kaus tipis. Saya lupa, bahwa saya selalu nervous di kencan pertama. Saya berkeringat hingga baju saya terlihat menerawang. Si dia tertawa melihat puting saya “mengintip” di balik kaus. - Adam, 24 tahun. Saya pernah mengencani dua wanita sekaligus. Ketika sedang berbalas pesan, saya keliru menyebut salah satunya dengan nama incaran yang lain. Ia pun marah dan meninggalkan saya. Jika bisa memutar waktu, saya ingin mengencani salah satunya saja. - Matthew, 26 tahun.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.