12 Cara Meningkatkan Hormon Bahagia Anda!

Cosmopolitan (Indonesia) - - CONTENTS -

kalau rasa bahagia adalah sebuah cocktail, Anda mungkin sudah meraciknya dan meminumnya setiap hari (Well, meskipun segelas wine cukup mendekati...). Namun, kenyataannya tubuh punya “resep” sendiri (alias berbagai campuran hormon) untuk menimbulkan perasaan bahagia, dan terkadang sulit untuk meramu resep tersebut. “Kebahagiaan sering kali terasa abstrak, sukar dipahami, dan complicated,” kata Gretchen Rubin, penulis The Happiness Project. Anda mungkin berpikir untuk mendapatkan emosi ini Anda perlu melakukan sesuatu yang besar, misal mendapatkan promosi kerja atau merencanakan liburan impian. Betul sih, tetapi ada juga kok hal-hal kecil yang dapat memancing senyuman. Malah menurut Gretchen, “Ada jutaan hal yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan suasana hati.” Nah, kalau begitu mulai saja dengan 12 langkah sederhana ini untuk melepaskan hormon dan “senyawa kimia” alami lainnya yang bisa bikin bahagia. Let’s be simply happy!

The happy Ingredients adrenalin

Hormon yang dilepaskan oleh tubuh saat takut. Akan tetapi, juga membuat Anda merasa hidup dan gembira. Yup, itulah adrenaline rush!

dopamin

Sebuah neurotransmiter (atau “pesan kimiawi” tubuh) yang memberi kepuasan. Dopamin meningkat ketika mengalami sesuatu yang baru atau mengejutkan.

endorfin

Senyawa ini adalah painkiller alami tubuh. Pernah merasa euforia saat berlari? Kemungkinan itu terjadi berkat senyawa ini.

gaba

Bisa dibilang ini adalah obat penenang natural. Molekul ini akan “memadamkan” syaraf di otak, sehingga Anda merasa relaks.

oksitosin

Hormon ini akan beraksi ketika Anda merasakan adanya bonding atau koneksi , rasa percaya dan setia, kepada seseorang.

serotonin

Sedang merasa percaya diri? Jika iya, maka tubuh akan melepaskan hormon ini.

The Activities Play With a PUPPY!

Berinteraksi dengan si sahabat “berbulu” atau bahkan melihat foto dan video kucing yang menggemaskan di Instagram dapat memicu insting bonding Anda. Awww...

Miliki “Zen time”

Meluangkan waktu sebanyak sepuluh menit (atau semenit, deh!) untuk jadi lebih “zen” dengan bermeditasi dapat menghilangkan rasa cemas.

Bergeraklah!

Melompat dan bergoyanglah! Anda mungkin merasa konyol melakukannya tapi itulah magic-nya. Apapun yang membuat geli dapat memancing endofin!

Curhat dengan the girls

Pernah bertanya mengapa curhat dengan the girls membuat Anda merasa lebih baik? Selain karena mereka mengerti Anda, hal ini bisa menambah kedekatan dan bikin tambah pede.

Coba akupuntur

Suasana ruang akupuntur yang menenangkan membuat tubuh mengeluarkan GABA. Sedangkan jarum akupuntur akan memancing endorfin.

konsumsi Makanan Pedas

Mencoba makanan baru bisa mengeluarkan dopamin. Dan kalau yang dimakan adalah makanan pedas, Anda sebenarnya sedang menderita (ooh, hot!), jadi endorfin pun terpanggil.

Quality time dengan anda

Ubah kebiasaan Friday night dari berpesta jadi bersantai di rumah. Triknya: cuekin si ponsel pintar, kenakan face mask, dan baca buku favorit. Oh yes, Anda membutuhkannya.

Berdiri lebih tegak

Dengan begitu tubuh mengeluarkan endorfin. Plus, Anda jadi tambah percaya diri!

Beli kopi untuk orang asing

Sure, pria yang antre di belakang Anda sama hot-nya dengan secangkir latte yang biasa dia pesan. Jadi, beri saja kejutan dengan membelikannya kopi. Berbuat baik itu bagus untuk suasana hati, lho.

nonton konser

Menonton konser (atau pertandingan olahraga, bahkan debat politik) membuat Anda merasa orang lain bisa menikmati hal yang Anda suka. Ini seperti bonding dengan ribuan orang.

Coba skydiving

Atau kuasai freediving. Atau minta naik gaji dan promosi jabatan. Atau lakukan apapun yang bikin deg-degan dan keringat dingin. Anda akan merasa ah-mazing begitu berhasil!

olahraga

Supaya punya tenaga untuk berlatih, otak akan memproduksi endorfin. Lalu, mengeluarkan dopamin sebagai reward karena berhasil melawan rasa malas. Kalau berolahraga sama si dia, Anda juga mendapatkan oksitosin dan serotonin. Wow!

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.