If Your Boobs Could Talk, Simak Rahasia “The Girls”

Boleh jadi hubungan anda dan si Bukit kembar adalah “breast” friend, tetapi harus diakui kalau masih ada Beberapa hal yang Belum anda ketahui tentang organ kesayangan yang satu ini. jadi kali ini Cosmo memberikan mic kepada the mighty boobs. dan inilah ya

Cosmopolitan (Indonesia) - - CONTENTS -

Kami Bisa Berubah Ukuran”

Pernah mengalami payudara terasa bengkak, kencang, bahkan nyeri? Well, perubahan hormon saat siklus bulanan dapat membuat mereka jadi lebih besar, sebab tubuh sedang mempersiapkan mereka untuk kemungkinan kehamilan. Tidak hanya itu, hal yang sama juga bisa terjadi ketika Anda mengonsumsi pil kontrasepsi yang mengandung estrogen. Ini karena, “Kontrasepsi oral dengan kandungan estrogen tinggi dapat menstimulasi pertumbuhan sel payudara,” tutur Harold Carlson, MD, kepala endokrinologi dan metabolisme di Stony Brook School of Medicine.

Dan, bukan cuma pil kontrasepsi saja yang bisa “memperbesar” payudara. Obat antipsikotik seperti Risperidone (yang bisa diresepkan untuk mereka yang memiliki bipolar disorder) dan metoclopramide alias obat mulas dapat menimbulkan efek yang sama, bahkan terkadang sampai memancing produksi ASI.

Kami Sebenarnya Bersaudara, Bukan Kembar”

Entah Anda memakai bra berukuran cup A atau D, bagi 2/3 wanita, ukuran payudara kanan dan kiri tidak sama. Malah, kebanyakan wanita punya payudara kiri yang lebih besar. Namun, kalau tiba-tiba si bukit (yang terlihat) kembar tersebut mengalami perubahan ukuran secara drastis, segera buat janji dengan dokter Anda. Ada kemungkinan Anda mengalami infeksi, atau penyakit yang lebih buruk.

Kami Bukan Bom Waktu”

Ya, kanker payudara adalah penyakit yang sangat umum terjadi pada wanita. Malah, menurut American Cancer Society (ACS), 1 di antara 8 wanita akan mengalaminya. Akan tetapi, ini bukan jadi alasan untuk panik saat ini juga. Pemeriksaan mamografi tidak direkomendasikan untuk wanita dibawah 40 tahun, meskipun dokter mungkin akan menyarankan Anda untuk melakukannya kalau punya riwayat keluarga penderita kanker atau ada faktor risiko lainnya. So, relax ladies.

Memeriksa Kami Setiap Bulan: It’s a Must!”

Setiap payudara memiliki karakteristik yang berbeda-beda, sehingga, “Penting bagi wanita untuk mengetahui payudara mereka sendiri,” kata Stuart J. Schnitt, MD, profesor patologi di Harvard Medical School. Jadi, sebulan sekali tepat setelah menstruasi, sentuh dan “rasakan” si kembar dengan melakukan SADARI (periksa payudara sendiri). Karena payudara dapat berubah saat siklus bulanan terjadi, memeriksa mereka di waktu yang sama setiap bulan dapat membantu Anda untuk menemukan adanya perbedaan. Segera periksa ke dokter kalau muncul benjolan, ada perubahan pada tekstur, warna, dan ketebalan kulit, juga hal tidak biasa lainnya. Namun, jangan panik. “Kebanyakan wanita pasti akan mengalami tumor jinak dalam hidupnya,” ujar Stuart.

Kami Butuh ‘Penyangga’ yang Lebih Baik”

Ternyata sebanyak 64% sampai 85% wanita mengaku membeli bra dengan ukuran yang salah! Bagaimana tidak, karena ternyata untuk menemukan bra yang tepat bukan sekadar mengetahui ukuran lingkar dada dan cup payudara. Anda juga harus tahu “bentuk akar”, area di mana payudara melekat pada dinding dada. Sebab, kalau payudara memiliki bentuk akar yang sempit, Anda membutuhkan bra dengan kawat yang berbeda supaya tidak menekan mereka. Untuk mengetahuinya, berdirilah di depan kaca. Kemudian, dengan menggunakan spidol marker buatlah titik pada bagian paling atas dan paling bawah payudara, juga bagian paling luar dan paling dalam. Hubungkan titik-titik tersebut menjadi garis. Kalau hasilnya berbentuk “U”, Anda memiliki bentuk akar yang sempit. Sedangkan, kalau bentuknya menyerupai tanda ceklis, bentuk akar Anda lebih lebar.

Kami Sensitif Terhadap Matahari”

Boleh saja memakai pakaian yang memiliki kerah berbentuk V untuk terlihat lebih stylish (juga sambil memamerkan aset terbaik Anda). Hanya saja, perlu diingat kalau kulit sang breast friend lebih sensitif dibanding bagian tubuh yang lain. Jadi, rawatlah mereka dengan penuh kasih sayang dengan cara mengenakan sunscreen yang paling tidak punya SPF 30. Saat malam hari, pakai pelembap bertekstur kental untuk menjaga kesehatan kulitnya. Tidak mau dong, kulit payudara Anda terlihat tidak sehat karena jarang dirawat. Ugh, no way!

Kami Suka Disentuh, Darling!”

Oh yes baby, boobgasm memang benar adanya! Anda bisa mencapai puncak hanya dengan “bermain” dengan si kembar. Jadi, atas saran penelitian yang diterbitkan di Human Andrology, beri mereka perhatian yang sama seperti klitoris Anda. Termasuk pula meminta si dia untuk memanjakan mereka saat sedang foreplay maupun bercinta. Ini karena payudara adalah salah satu zona erotis wanita yang paling kuat. “Stimulasi pada puting dapat mengirim sinyal kenikmatan yang sama dengan stimulasi pada klitoris, vagina, dan serviks,” kata psikolog juga coauthor dari The Orgasm Answer Guide, Barry R. Komisaruk, PHD. Ahhh-mazing!

Yup, Kulit Kami Juga Bisa Muncul Jerawat”

Tidak segera mengganti sports bra setelah sesi kelas TRX yang membuat Anda berkeringat bisa membuat kulit di bagian dada iritasi. Malah, area ini punya kelenjar sebacoeous yang lebih banyak, sehingga lebih mudah terkena eksim (ruam merah yang terasa gatal) dan jerawat. Agar hal tersebut tidak terjadi pada belahan dada Anda, segera mandi setelah berolahraga menggunakan sabun yang memiliki kandungan benzoyl peroxide untuk area yang terinfeksi. Lalu, aplikasikan retinoid yang dapat mencegah dan mengobati jerawat, serta menghilangkan bekas luka. Akan tetapi, jika jerawat atau ruam pada bagian areola dan puting tidak hilang setelah beberapa minggu, lebih baik buat janji dengan dokter.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.