LI FENG

DestinAsian Indonesia - - GOOD TO GO -

Setelah berkiprah selama delapan tahun, restoran Xin Hwa bereinkarnasi menjadi Li Feng. Berbeda dari pendahulunya yang terkesan formal, Li Feng tampil kasual. Interiornya menceritakan sejarah perdagangan antara Tiongkok dan Batavia. Elemen desain yang paling memikat tersaji pada bagian langit-langit dalam wujud kaca kristal berbentuk ombak dan kapal —sentuhan artistik garapan Lasvit, seniman asal Republik Cheska. Dapur Li Feng dipimpin oleh duet koki berpengalaman: Loy dan Fei. Buku menunya mencantumkan aneka masakan yang berkiblat pada tradisi kuliner Kanton, salah satunya siomay yang disajikan dalam wujud angsa hitam dan dijejali daging bebek dengan bumbu merica hitam. “Menu andalan di sini,” ujar Koki Loy. Suguhannya yang juga menarik adalah sup ayam dengan telur puyuh dan jamur matsutake. Alih-alih memakai mangkuk, sang koki mempresentasikannya dalam teko. Mandarin Oriental, Jl. MH Thamrin; 021/2993-8825; mandarinoriental.com.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.