LANDMARK

Desember 2017, Santiago Bernabeu Stadium genap berusia 70 tahun. Berikut lima fakta menarik tentang markas klub Real Madrid itu. —CR

DestinAsian Indonesia - - DEPARTMENTS -

Santiago Bernabeu Stadium.

Riwayat

Dulu, namanya Chamartin. Sejarahnya dimulai sebagai stadion mungil yang berkapasitas 25.000 penonton. Pada 1943, Santiago Bernabeu, presiden klub, memperbesar stadion sekaligus melambungkan kapasitasnya hingga empat kali lipat. Desember 1947, New Chamartin diresmikan melalui laga persahabatan Real Madrid versus Os Belenenses, juara liga Portugis. Belum puas dengan hasilnya, Santiago kembali memugar stadion pada 1954. Guna mengenang jasanya, pada 1955 anggota

fan club Real Madrid mengganti nama New Chamartin menjadi Santiago Bernabeu Stadium.

Spesifikasi

Kala Spanyol menjadi tuan rumah Piala Dunia 1982, stadion ini direnovasi demi memenuhi standar yang disyaratkan FIFA. Dua fasilitas barunya adalah layar skor dan atap. Renovasi komprehensif lainnya bergulir pada 2001-2006. Di bawah pimpinan presiden klub Florentino Perez, Bernabeu dimodernisasi. Ruang media, area VIP, dan sistem audionya diperbarui. Berhubung Perez ingin stadion ini berfungsi meski tak ada pertandingan, dia menambahkan pula toko suvenir dan empat restoran. Akibat penambahan beragam fasilitas itu, kapasitas stadion elite ini menyusut jadi 81.000 penonton, tapi reputasinya kian melambung. Pada 2005, Bernabeu menyabet predikat bintang lima dari UEFA.

Ajang Utama

Pada 1964, final Piala Eropa di sini mempertemukan Spanyol dan Uni Soviet. Pada Piala Dunia 1982, Bernabeu menanggap empat pertandingan, termasuk babak final di mana Italia sukses menumbangkan Jerman Barat. Dalam kejuaraan antarklub Eropa, Bernabeu juga punya catatan yang membanggakan. Hingga saat ini sudah empat final Champions League dilangsungkan di sini. Sementara di tingkat domestik, Bernabeu merupakan stadion yang paling banyak menggelar final Copa del Rey.

Tur

Bernabeu menggelar 35-40 pertandingan per tahun dengan jumlah penonton rata-rata 69.700 orang per laga. Tapi stadion ini tak cuma memikat penonton sepak bola. Berkat reputasi Real Madrid yang menyilaukan dan basis penggemarnya yang melintasi benua, Bernabeu merekah jadi objek wisata yang populer. Dengan tiket seharga €25, kita bisa mengikuti tur yang mencakup kunjungan ke ruang VIP, tepian lapangan, ruang trofi, serta kamar ganti para pemain bintang yang membuat Real Madrid dijuluki Galacticos. Tahun lalu, Bernabeu Tour menjala lebih dari 200.000 peserta di mana 60 persennya berstatus turis asing. Sejak April 2017, tur ini kian menarik berkat kehadiran audio guide interaktif garapan Microsoft.

Masa Depan

Real Madrid telah dinobatkan oleh FIFA sebagai Club of the Century. Menakar prestasi klub, gelar itu memang layak diberikan. Tapi jika melihat kualitas markasnya, Real Madrid sesungguhnya jauh tertinggal. Itulah sebabnya Florentino Perez meluncurkan proyek senilai Rp6 triliun untuk merombak total wajah Bernabeu. Kulit stadion ini bakal dibalut LED, sementara lapangannya dipayungi retractable roof. Perubahan besar lainnya adalah namanya. Perez berniat menjual hak nama Bernabeu kepada sponsor, dan menurut rumor terakhir, namanya akan menjadi IPIC Bernabeu.

Monumen Madrid Satuan keamanan melakukan apel persiapan laga final Piala Dunia 1982 antara Italia dan Jerman Barat yang berlangsung di Santiago Bernabeu Stadium.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.