DILEMA KOTA DONAT

DestinAsian Indonesia - - NEWS - CRISTIAN RAHADIANSYAH EMILY WEAVING KLOKWERK OLEH / FOTO OLEH / ARTWORK OLEH

Sebuah revolusi urban pada 1990-an sukses menyulap Melbourne menjadi kota atraktif yang punya begitu banyak julukan: kota kafe, kota festival, kota budaya, kota seni jalanan, hingga kota layak huni. Uniknya, Melbourne kini justru menghadapi serangkaian problem yang lahir dari kesuksesannya sendiri. Foto oleh Emily Weaving

Sempat dicap sebagai kota tanpa kehidupan di jantungnya, Melbourne bermetamorfosis menjadi salah satu kota paling layak huni di dunia. Kini, ia menghadapi serangkaian problem yang lahir justru dari kesuksesannya.

Mural Muka Kiri: Mural karya Adnate, seniman asal Melbourne, yang menampilkan wanita Tibet. Karya yang terletak di daerah Fitzroy ini dibuat dalam proyek yang diasuh lembaga Juddy Roller.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.