YOSHOKU

DestinAsian Indonesia - - GOOD TO GO -

Sebagaimana Hotel Indonesia atau Raffles Singapore, Hotel New Grand sejatinya bukan sekadar penginapan, tapi juga saksi perjalanan sebuah negara. Hotel sepuh yang sarat cerita ini dilansir pada 1927. Tubuhnya pernah diguncang gempa besar dan perang akbar, sementara matrasnya pernah ditiduri selebriti sekaliber Babe Ruth dan Charlie Chaplin. Layaknya hotel bersejarah pula, New Grand meninggalkan jejak yang penting dalam khazanah kuliner. Dua menu legendaris Jepang ditemukan di dapurnya.

Jika Raffles Singapore menciptakan koktail Singapore sling, New Grand menemukan seafood doria, yakni rice gratin legit yang disisipi udang dan kerang. Menu ini dirumuskan oleh Saly Weil, koki asal Swiss. Inovasi New Grand lainnya adalah spaghetti napolitan yang dibuat oleh Shigetada Irie, penerus Saly Weil. Idenya muncul pada Agustus 1945 ketika Jenderal MacArthur menjadikan New Grand markas besarnya sekaligus hunian bagi perwira Sekutu. Berniat menyajikan menu yang memuaskan para tuan berkulit pucat itu, Shigetada meracik spageti versinya sendiri dengan memakai bahan seadanya.

Dalam ensiklopedia kuliner Jepang, seafood doria dan spaghetti napolitan lazim dijuluki yoshoku, artinya hidangan lokal yang dipengaruhi tradisi Barat. (Dua menu lain yang masuk kategori ini adalah hambagu dan omurice.) Kedua hidangan itu sangat populer dan mudah ditemukan di banyak kota di Jepang, walau sensasi nostalgia terbaik hanya tersaji di The Café di lantai dasar New Grand.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.