Sex bersama Stacey Woods

Esquire (Indonesia) - - Man At His Best -

SAYA DAN ISTRI SUKA MENONTON FILM PORNO SEWAKTU PACARAN. MELIHATNYA LAGI SETELAH DELAPAN TAHUN PERNIKAHAN, RASANYA CANGGUNG. KENAPA BISA BEGITU?

Ya ampun. Tahukah bahwa film porno dulu dan sekarang sudah begitu berubah? Teorinya sudah berlimpah dan kami membayangkan bagaimana kalian terkejut. Menurut saya, kehidupan yang sudah Anda miliki telah berubah selama delapan tahun. Bolehkah kami berasumsi bahwa hal-hal porno bukan lagi suatu hal yang nikmat lagi bagi Anda? Bisa dibilang “kehidupan seks Anda sudah kurang bergairah,” ujar produser dan sutradara film porno Candida Royalle.

Solusinya adalah kalian harus membahas segala jenis hiburan yang pas untuk kalian. “Mungkin, kalian bisa berargumen tentang filmnya, sama seperti diskusi antara kritikus film Roger Ebert dan Gene Siskel,” ucapnya. Saya pernah melakukan permainan S&E (Siskel&elbert maksudnya), dan ini bisa membawa kalian ke tahap permainan seks yang nakal. Ingat, “wanita selalu ingin fase yang lebih, jangan sampai dia mengatakan bahwa permainan Anda membosankan”. Dia ingin sebuah skenario, sebuah hubungan, dan dia ingin tahu alasan mengapa orang bisa cocok satu sama lainnya,” ucap Royalle. Ini sedikit rumit. “Namun, ikuti saja permainannya, sampai akhirnya Anda bebas untuk melihat film sepuasnya sendiri.”

SAMPAI TAHAP PACARAN SEPERTI APAKAH SAYA BISA MENGUNGKAPKAN BAHWA SAYA PERNAH DIPENJARA? APA YANG PERNAH SAYA LAKUKAN ADALAH KEJAHATAN KERAH PUTIH, TAPI TETAP SAJA KEJAHATAN.

Mungkin saran saya tidak akan bermanfaat dibahas di sini, karena kebanyakan dari pembaca saya bertemu dan berkencan di penjara. Salah satunya mantan penjahat kerah putih dan seorang narapidana (cek saja profil mereka di Linkedin kalau tidak percaya). “Sebaiknya Anda mengatakan sesegera mungkin,” ujar Justin Paperny, mantan koruptor. Kecuali Anda berniat untuk melanggar hukum bersama pasangan seolah dia bukan bagian dari rencana kejahatan Anda. “Ini akan merugikan dan menjadi masalah,” ucap Ursula Ofman, psikolog dan terapis seks. “Tindakan ini ilegal,” tambahnya.

Di saat pengakuan, saya akan mendampingi Anda soal aspek kejahatan kerah putih, menjelaskan setiap rincian yang relevan. Termasuk soal pakaian yang akan dipakai sebagai narapidana kerah putih. Menekankan kepadanya soal warna putihnya. Apakah diukur atau tidak? Apakah dijahit di Savile Row, London? Atau apakah bajunya kaku dan lancip? Kemudian, Anda akan melihat reaksinya, apakah dia menerima Anda atau justru akan kabur.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.