SI KAKI DELAPAN DI ATAS MEJA

DAGING DIPAKAI, TIDAK TERKECUALI SEMBURAN HITAMNYA.

Esquire (Indonesia) - - Gastro -

Jauh sebelum cumi-cumi dikenal dalam deretan menu di berbagai restoran di dunia, makhluk laut berkaki delapan ini sering disebut sebagai hewan menyeramkan dalam kisah rakyat. Dalam sejarah, kisah tentang cumi-cumi berkembang menjadi cerita mistis hingga menjadi populer dalam karya seni dunia tato. Dia menjadi simbol misteri, sebagai hantu yang menghilang dalam awan hitam jika diserang musuhnya. Keunikan itulah yang membuat orang begitu penasaran kepadanya, termasuk di ranah kuliner. Orang sangat mengenalnya di Asia seperti di Tiongkok dan Vietnam. Begitupun juga di Eropa seperti di Portugal dan Spanyol. Namanya lebih terdengar familiar dengan sebutan calamari. Jika dimasak dengan benar, dagingnya memiliki tekstur lembut. Metode memasaknya bervariasi, dapat ditumis sebentar atau dagingnya disayat-sayat, diselimuti dengan tepung kemudian digoreng. Bisa juga tubuhnya dibiarkan utuh, diisi dengan adonan dan dimasukkan ke dalam oven.

Arros Caldos yang berarti nasi berkaldu adalah salah satu menu dari restoran Lobo. Menu ini menggunakan cumi-cumi sebagai salah satu bahannya. Proses memasaknya membutuhkan 15 sampai 20 menit hingga kaldu meresap dan beras memiliki tekstur al dente atau well done sesuai dengan selera. “Makanan ini berasal dari Catalan. Bentuknya hampir seperti risotto, namun berbahan kaldu hidangan laut. Secara spesifik, dia berasal dari daerah Spanyol Utara. Terbukti dengan penggunaan bumbu dasarnya khusus berasal dari Catalan. Bumbu campuran ini bernama sofrito yang terdiri dari bawang merah, daun salam, dan anggur putih. Tentunya termasuk cumi-cumi yang ditumis dan dicampur dengan bumbu khas bernama picada sebagai pengental. Sementara itu tinta hitam cumi-cumi juga digunakan sebagai pewarna,” jelas Jordi Bernus Mujal, Chef de Cuisine, The Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta. Karena kelezatan dan kandungan gizi yang terdapat pada cumi-cumi, Tryadi Sontany, Food Manager Marche, Plaza Senayan, Jakarta tidak kering gagasan dalam memasaknya. Buktinya Marché Savory Crepe with Marinated Squid and Mango Salsa merupakan salah satu menu yang disajikannya dengan sehat. “Cumi-cumi adalah hidangan laut yang sangat unik. Dapat digoreng dengan tepung, dipanggang, direbus maupun dibuat bakso. Dari kepala hingga tintanya dapat dimanfaatkan. Esensial sebagai pewarna hidangan namun bukan pewarna artifisial,” ucapnya.

“Cumi mudah untuk diolah. Bentuk tubuhnya seperti tabung yang dapat diisi dengan campuran makanan” -Jeff Smith, penulis.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.