PRIA DAN TINDAKAN KOREKSI FISIK

Esquire (Indonesia) - - Reportase -

KAUM PRIA MASA KINI BUKAN LAGI pithecanthropus erectus yang bertugas hanya berburu atau menghabiskan banyak waktu di dalam gua. Dia juga tidak lagi menempati posisi sebagai subyek belaka dalam kehidupan. Pergeseran nilai-nilai dalam kehidupan modern juga pada akhirnya menempatkan pria sebagai obyek dan bahkan harus merasakan standarisasi yang dulu diterapkan hanya pada kaum wanita saja. Munculnya fenomena metroseksual atau spornoseksual bisa dikategorikan sebagai dampak dari berbagai tuntutan yang ada. Menurut data yang dilansir oleh situs asiansurgeryguide. com, Korea Selatan merupakan negara di Asia yang memiliki angka bedah kosmetik terbesar. Pada tahun 2014, konsumen pria yang menempuh tindakan bedah kosmetik bahkan sudah mencapai angka 43%. Tindakan pada bagian mata dan leher berada di posisi teratas dalam daftar area fisik yang mendapat tindakan bedah kosmetik, yaitu sekitar 32% dan 25%. Selebihnya adalah dagu, hidung dan perut. Menurut riset, alasan utama yang melatarbelakangi konsumen melakukan tindakan itu adalah memang untuk mendapatkan penampilan fisik yang prima.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.